Please use this identifier to cite or link to this item:
http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14369| Title: | Pengaruh Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) dan Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Tikus |
| Authors: | DALIMUNTHE, FITRI ENI |
| Keywords: | Ageratum conyzoides L. Annona muricata L. gula darah tikus antidiabetes |
| Issue Date: | 2025 |
| Publisher: | Universitas Aufa Royhan |
| Abstract: | Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Upaya pengendalian kadar gula darah tidak hanya melalui obat sintetik, tetapi juga dapat memanfaatkan bahan alam. Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) dan daun sirsak (Annona muricata L.) diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin yang berpotensi sebagai antidiabetes melalui mekanisme peningkatan sensitivitas insulin dan penghambatan absorpsi glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun bandotan dan daun sirsak terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi aloksan untuk menimbulkan kondisi hiperglikemia. Tikus dibagi menjadi beberapa kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak daun bandotan, ekstrak daun sirsak, serta kombinasi keduanya dengan dosis tertentu. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan sebelum perlakuan, setelah induksi, serta pada hari ke-7 dan ke-14 setelah pemberian ekstrak menggunakan metode glukometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun bandotan maupun daun sirsak secara tunggal mampu menurunkan kadar glukosa darah tikus, sedangkan kombinasi keduanya memberikan efek penurunan yang lebih signifikan dibandingkan dengan perlakuan tunggal. Hal ini mengindikasikan adanya efek sinergis antara senyawa bioaktif yang terkandung dalam kedua ekstrak. Kesimpulannya, ekstrak daun bandotan dan daun sirsak berpotensi sebagai agen antidiabetes alami yang dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus, terutama bila diberikan dalam kombinasi. |
| URI: | http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14369 |
| Appears in Collections: | 2025 |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI - FITRI ENI DALIMUNTHE (21050017).pdf | 4.56 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.