Please use this identifier to cite or link to this item: http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14362
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorHARAHAP, ANNISAH SILVY-
dc.date.accessioned2026-10-28T06:20:38Z-
dc.date.available2026-10-28T06:20:38Z-
dc.date.issued2025-
dc.identifier.urihttp://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14362-
dc.description.abstractBau kaki umumnya disebabkan oleh aktivitas bakteri Staphylococcus epidermidis yang mengubah leusin menjadi asam isovalerat. Sediaan footspray berbahan herb- al masi h terbatas di Indonesia, padahal daun kemangi dan sirih merah mengan- dung senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ser- ta menentukan konsent rasi optimal kombinasi ekstrak kedua tanaman dalam sedi- aan footspray. Ekstrak daun kemangi dan sirih merah diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Hasil ekstrak diformulasikan menjadi tiga jenis footspray, yaitu F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Setiap formula kemudian diuji aktivitas antibakterinya terhadap S. epidermidis menggunakan metode sumu- ran. Pengujian dilakukan dengan membandingkan diameter zona hambat yang terbentuk pada kontrol negatif (tanpa ekstrak) dan kontrol positif berupa f ootspray komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun kemangi dan sirih merah mampu menghambat pertumbuhan S. epidermidis dengan efek- tivitas yang bervariasi. Formula F1 menghasilkan rata rata zona hambat 8,85 mm (kategori sedang), F2 sebesar 9,99 mm (kategori sedang), sedangkan F3 menun- jukkan hasil paling optimal de ngan zona hambat rata rata 11,5 mm (kategori kuat). Kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas antibakteri, sementara kontrol positif menghasilkan zona hambat sebesar 12,47 mm (kategori kuat). Data terse- but menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas antibakteri yang dihasilkan. Dengan demikian, formulasi F3 dengan konsentrasi 15% dapat dianggap se bagai formula paling efektif dan berpo- tensi dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif perawatan kaki yang aman, efektif, serta berbahan dasar herbal.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Aufa Royhanen_US
dc.subjectFootsprayen_US
dc.subjectantibakterien_US
dc.subjectdaun kemangien_US
dc.subjectdaun sirih merahen_US
dc.subjectStaphylococcus epidermidisen_US
dc.titleFormulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) dan Daun Sirih Merah (Piper ornatum N.E.Br) sebagai Footspray Terhadap Bakteri Staphyloccocus Epidermisen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:2025

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI - ANNISAH SILVY HARAHAP (21050073).pdf7.89 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.