Please use this identifier to cite or link to this item:
http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14348| Title: | Aktivitas Anti Diabetes Tepung Pisang Kepok (Musa acuminata Colla) dan Tepung Salak (Salacca zalacca (Gaertn). Voss) pada Mencit Jantan (Mus musculus L) |
| Authors: | HARAHAP, SRI GUSTINA |
| Keywords: | Diabetes melitus tepung pisang kepok tepung salak mencit |
| Issue Date: | 2025 |
| Publisher: | Universitas Aufa Royhan |
| Abstract: | Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi sehingga diperlukan alternatif terapi yang efektif, aman, dan mudah diperoleh. Salah satu bahan alam yang berpotensi dimanfaatkan adalah pisang kepok (Musa acuminata Colla) dan salak (Salacca zalacca (Gaertn). Voss) yang memiliki senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi (kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat) dari tepung pisang kepok dan tepung salak serta menguji aktivitas antidiabetes kombinasi keduanya terhadap mencit jantan (Mus musculus L) yang diinduksi sukrosa. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan kelompok kontrol negatif (CMC-Na), kontrol positif (glibenklamid), serta tiga kelompok perlakuan kombinasi tepung pisang kepok dan salak pada dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, dan 200 mg/kg BB. Hasil menunjukkan pada tepung pisang kepok kadar air 7,88%, abu 2,53%, lemak 14,4%, protein 4,76%, dan karbohidrat 78,31%; sedangkan pada tepung salak kadar air 6,2%, abu 3,38%, lemak 16,97%, protein 7,55%, dan karbohidrat 72,1%. Kombinasi tepung menunjukkan penurunan kadar glukosa darah bermakna (p<0,05) dibanding kontrol negatif; dosis 200 mg/kg BB memberikan efek paling optimal dan mendekati efek kontrol positif, yang memiliki efek penurunan yang sebanding dengan glibenklamid dengan rata-rata sebesar 58,57 %. Kombinasi tepung pisang kepok dan salak berpotensi sebagai agen antidiabetes alami. Kesimpulannya, kombinasi tepung pisang kepok dan tepung salak memiliki kandungan gizi yang sesuai standar kualitas tepung dan berpotensi dikembangkan sebagai agen antidiabetes alami. Disarankan pada Penelitian selanjutnya untuk mengisolasi senyawa aktif dan mengevaluasi keamanan penggunaan jangka panjang. |
| URI: | http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14348 |
| Appears in Collections: | 2025 |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI - SRI GUSTINA HARAHAP (21050050).pdf | 9.79 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.