<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: 447 - 563</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6418</link>
    <description>447 - 563</description>
    <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 03:35:00 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-09T03:35:00Z</dc:date>
    <item>
      <title>Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan Covid-19 pada pengunjung Rumah Sakit</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6428</link>
      <description>Title: Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan Covid-19 pada pengunjung Rumah Sakit
Authors: Rizki, Fakhri; Hermawan, Dessy; Yanti, Dhiny Easter
Abstract: Pendahuluan: Data covid-19 di RS. Pertamina Bintang Amin terdapat 115 kasus covid-19 pada tahun 2020 dan 695 kasus covid-19 pada tahun 2021. Perubahan perilaku sadar akan protokol kesehatan dipandang sebagai kunci utama dalam memerangi virus corona. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengunjung rumah sakit terhadap pencegahan covid-19. Pendahuluan: Data covid-19 di RS. Pertamina Bintang Amin terdapat 115 kasus covid-19 pada tahun 2020 dan 695 kasus covid-19 pada tahun 2021. Perubahan perilaku sadar akan protokol kesehatan dipandang sebagai kunci utama dalam memerangi virus corona. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengunjung rumah sakit terhadap pencegahan covid-19.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6428</guid>
      <dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Pengembangan video edukasi tersedak (viedak) untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan penanganan tersedak</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6427</link>
      <description>Title: Pengembangan video edukasi tersedak (viedak) untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan penanganan tersedak
Authors: Sutrisno, Sutrisno; Herawati, Vitri Dyah; Putra, Fajar Alam
Abstract: Pendahuluan: Tersedak merupakan suatu kejadian darurat yang sangat berbahaya, hal ini disebabkan dalam beberapa menit akan terjadi kondisi dimana seseorang dapat kekurangan oksigen secara general sehingga hanya dalam hitungan menit seseorang yang tersedak akan kehilangan reflek nafas, denyut jantung, dan kematian secara permanen dari batang otak. Tersedak adalah kondisi tersumbatnya saluran pernafasan oleh benda asing berupa makanan, mainan, dan lain-lain Bayi dan balita berisiko lebih tinggi untuk mengalami kedaruratan pernafasan dibandingkan dengan remaja maupun orang dewasa. Anak kecil sering kali kurang koordinasi sehingga membuat mereka rentan tersedak makanan dan benda kecil yang dapat menyebabkan berhenti kinerja jantung dan paru-paru. Sekitar 17.537 anak-anak berusia 3 tahun atau lebih muda sangat berbahaya karena tersedak, sebesar (59.5%) berhubungan dengan makanan (31.4%) tersedak karena benda asing dan sebesar 9.1% penyebab tidak diketahui. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh video edukasi tersedak (viedak) terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu dalam penanganan tersedak pada balita. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan quasi-experimental dengan rancangan one group pre and post test design. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan keterampilan para tentang penatalaksanaan tersedak pada bayi dan anak sebelum dan setelah intervensi. Intervensi yang dilakukan yakni berupa pemberian edukasi penanganan tersedak melalui metode video edukasi tersedak (viedak). Penelitian ini dilakukan pada bulan juni-juli 2023, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita di posyandu balita desa Betengsari, Kartasurura, Sukoharjo yaitu sejumlah 40 partisipan dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Seluruh variabel yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan menunjukan datanya tidak berdistribusi normal dibuktikan dengan nilai signifikansi yang kurang dari 0.05. Sehingga perlu dilakukan uji wilcoxon test yang didapatkan p-value variabel pengetahuan, sikap, dan keterampilan bernilai 0.001 . P-value yang didapat bermakna bahwa edukasi dengan viedak mempengaruhi pengetahuan, sikap, dan keterampilan partisipan dalam menangani tersedak pada anak. Simpulan: Edukasi menggunakan video edukasi tersedak berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu dalam penanganan tersedak pada anak balita dibuktikan dengan adanya perbedaan skor rata-rata pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebelum dan sesudah intervensi. Pengaruh yang signifikan juga dibuktikan dengan perolehan p-value 0.001.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6427</guid>
      <dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Intervensi pencegahan kekerasan seksual pada remaja: Literature review</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6426</link>
      <description>Title: Intervensi pencegahan kekerasan seksual pada remaja: Literature review
Authors: Solehati, Tetti; Solahudin, Asep; Juniarti, Risma; dkk.
Abstract: Pendahuluan: Kekerasan seksual pada remaja menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan, berdampak serius pada fisik, mental dan psikologis pada korbannya. Tujuan: Untuk menganalisa intervensi yang efektif dalam pencegahan kekerasan seksual pada remaja. Metode: Literature review ini menggunakan panduaan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) dengan kata kunci “Intervensi” AND “kekerasan seksual” AND “pencegahan” AND “remaja” dengan menggunakan database Science Direct, PubMed, Medline, ProQuest, dan Sage Journal. Kriteria inkluasi meliputi fulltext, berbahasa inggris, dan rentang tahun publikasi antara 2010 sampai 2020. Terkumpul 23.517 artikel sesuai dengan kata kunci dan terpilih 9 artikel yang memenuhi syarat kualitas. Hasil: Berdasarkan literature review terdapat 5 kelompok intervensi diantaranya, intervensi menggunakan kurikulum pendidikan seksual berbasis sekolah, pemanfaatan media permainan dan game edukasi, intervensi campuran, support group, dan lokakarya yang terbukti efektif dalam mencegah kekerasan seksual pada remaja. Simpulan: Berbagai intervensi yang ditemukan efektif sehingga dapat digunakan menjadi program pencegahan kekerasan seksual remaja. Pada penelitian jarang ditemukan keterlibatan perawat dan keluarga dalam melakukan intervensi. Saran: Temuan studi ini dapat menjadi masukan untuk penelitian selanjutnya terkait pencegahan kekerasa seksual pada remaja dengan melibatkan peran keluarga dan peran perawat. Studi ini dapat menjadi rujukan bagi pemegang kebijakan dalam menentukan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menurunkan kekrasan seksual pada remaja.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6426</guid>
      <dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Analisis kesiapan penerapan rekam medis elektronik: Sebuah studi kualitatif</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6425</link>
      <description>Title: Analisis kesiapan penerapan rekam medis elektronik: Sebuah studi kualitatif
Authors: Riyanti, Riyanti; Arfan, Arfan; Zuana, Eli
Abstract: Pendahuluan: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan blue print atau cetak biru “Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2024” bersama United Nations Development Programme (UNDP). Strategi transformasi digital fokus terhadap pelayanan kesehatan untuk masyarakat luas dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan yang lebih merata di seluruh Indonesia.Dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 270 juta jiwa berhak mendapatkan layanan kesehatan yang optimal, mudah, dan informatif. Strategi transformasi digital kesehatan 2024 yang diluncurkan juga diharapkan dapat menjaga keselamatan pasien, biaya rumah sakit yang lebih murah, baik untuk pasien dan fasilitas kesehatan, serta dapat mengontrol prosedur kesehatan untuk pasien yang lebih komprehensif. Tujuan: Untuk mengetahui kesiapan penerapan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) . Metode: Penelitian kualitatif menggunakan teknik triangulasi dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kontributor informasi penelitian ini berjumlah 4 orang. Sebagai kontributor informasi kunci adalah Direktur Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) dan kontributor informasi triangulasi adalah Kepala Rekam Medis, Kepala IT, dan pelaksana rekam medis. Hasil: Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) siap melakukan penerapan RME, dengan adanya komitmen dari manajemen yaitu direktur dan tim khusus yang dibentuk dalam penerapan RME. Direktur memberikan dukungan penuh tersedianya teknologi, software, hardware dan jaringan internet. Tim khusus yang dibentuk dalam penerapan RME juga sudah menjalankan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada semua user dalam penerapan RME yaitu transformasi dari konvensional ke elektronik dengan SPO. Simpulan: Persiapan penerapan RME dapat dijalankan di RSPBA dengan dukungan penuh dari manajemen, pemangku kepentingan dan tim khusus yang dibentuk. Saran: RSPBA perlu menindaklanjuti kendala yang ada dan melakukan monitoring, evaluasi, dan pemantauan secara rutin serta memberikan umpan balik kepada pihak terkait seperti user dan tim dari pihak ke tiga sebagai mitra.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6425</guid>
      <dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

