<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Community:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5378</link>
    <description />
    <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:44:36 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-14T20:44:36Z</dc:date>
    <image>
      <title>DSpace Community:</title>
      <url>http://localhost:8080/jspui/retrieve/a7b8e7bf-cde3-4044-a220-8350a879adf4/UNAR.png.png</url>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5378</link>
    </image>
    <item>
      <title>PERANCANGAN BUSANA READY TO WEAR MENGGUNAKAN TEKNIK FABRIC SLASHING PADA TENUN SIPIROK</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10040</link>
      <description>Title: PERANCANGAN BUSANA READY TO WEAR MENGGUNAKAN TEKNIK FABRIC SLASHING PADA TENUN SIPIROK
Authors: NASUTION, FADHILLAH RISKI AISYAH
Abstract: Kain tenun Sipirok merupakan kain tenun yang cara pembuatannya menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) atau pengerjaannya dilakukan secara manual. Menambahkan teknik fabric slashing ke dalam pakaian ready to wear sebagai pemanis membuat pakaian tersebut memberikan suasana baru yang membuat busana tersebut terlihat menarik dan unik karena potongan slashing yang telah didesain semenarik mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses perancangan busana ready to wear menggunakaan teknik fabric slashing pada tenun sipirok (2) Untuk mengetahui proses pembuatan teknik fabric slashing pada tenun sipirok (3) Untuk mengetahui hasil perancangan busana ready to wear menggunakan teknik fabric slashing pada tenun sipirok . Metode yang digunakan adalah dengan metode penelitian RnD.. Instrument pengumpulan data menggunakan observasi dan uji panelis . Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perancangan busana ready to wear menggunakan teknik fabric slashing pada tenun sipirok meliputi,(1)Perancangan busana (2)Pembuatan pola busana,(3)Pembuatan motif fabric slashing,(4)Proses pemotongan dan jahitan,(5) Hasil uji panelis. Hasil uji panelis yang diuji oleh 6 orang yang menggelutitata busana dengan hasil aspek produk = 94,1%, aspek moodboard = 93,3% , aspek photoshoot = 81,6% yang menunjukkan kelayakan yang sangat baik pada produk busana ready to wear . Saran dari beberapa responden sebaiknya memberikan tricot pada proses pembuatan busana agar lebih rapi dan seimbang.</description>
      <pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10040</guid>
      <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X TATA BUSANA PADA PELAJARAN POLA DASAR DI SMK NEGERI 3 PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9778</link>
      <description>Title: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X TATA BUSANA PADA PELAJARAN POLA DASAR DI SMK NEGERI 3 PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023
Authors: SIREGAR, FITRI ANNISYAH
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk : Mengetahui pengaruh model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pola Dasar di SMK Negeri 3 Padangsidimpuan Tahun Pelajaran 2022-2023 Masalah utama dalam penelitian ini yaitu apakah ada pengaruh model Problem Based Learning pada mata pelajaran pola dasar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X Tata Busana SMKN 3 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode Quasi Eksperimen yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penelitian ini mengacuh pada indikator kemampuan berpikir kritis. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 72 orang siswa. Data Yang dikumpulkan adalah pretest dan posttest. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning, hasil analisis data kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sangat baik yaitu dengan skor rata-rata 87,89 pada kelas eksperimen dan pada kelas kontrol berada pada kategori baik yaitu dengan skor rata-rata 78,83. Hasil analisis dengan uji-t hasil uji hipotesis menggunakan software SPSS versi 24 diperoleh data Sig ˂ α, yaitu 0,000 ˂ 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Bsed Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9778</guid>
      <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “MOCK-UP” TEKNIK SULAMAN TANGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAGI SISWA KELAS X TATA BUSANA SMK SWASTA KAMPUS KOTA PADANGSIDIMPUAN</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5606</link>
      <description>Title: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “MOCK-UP” TEKNIK SULAMAN TANGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAGI SISWA KELAS X TATA BUSANA SMK SWASTA KAMPUS KOTA PADANGSIDIMPUAN
Authors: FANISA, RIKA
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk : Menghasilkan media pembelajaran berupa sebuah produk pengembangan media pembelajaran mock-up pada materi teknik sulaman tangan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas X tata busana SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan semi R&amp;D. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X tata Busana. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling yang terdiri dari kelas X tata busana (15 siswa) . Pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, logbook harian dan tes akhir kepada siswa. Hasil penelitian ini adalah berupa sebuah produk berupa pengembangan media mock-up tentang materi teknik sulaman tangan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas X tata Busana SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan. Dengan melalui tahap 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, data yang direduksi berupa hasil wawancara siswa, catatan lapangan dan tes akhir untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dan 3) verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka media pembelajaran mock-up yang digunakan pada materi teknik sulaman tangan pada kelas X tata busana SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan dapat meningkatkan pemahaman. Berdasarkan hasil tes akhir terdapat 5 kelompok nilai yang tersebar pada nilai hasil akhir tes belajar siswa. Nilai tertinggi berada pada kelompok nilai 91-97 dengan frekuensi 4 atau 93,38%. Kemudian nilai terendah dapat terlihat dengan frekuensi 66,07 yakni 66-71.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5606</guid>
      <dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>EFEKTIVITAS SARANA DAN PRASARANA PRAKTIKUM TEKNOLOGI MENJAHIT DI SMK SWASTA KAMPUS PADANGSIDIMPUAN T.A 2023-2024</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5605</link>
      <description>Title: EFEKTIVITAS SARANA DAN PRASARANA PRAKTIKUM TEKNOLOGI MENJAHIT DI SMK SWASTA KAMPUS PADANGSIDIMPUAN T.A 2023-2024
Authors: LUBIS, DESI FITRI MARITO
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas sarana praktik di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan terhadap proses belajar mengajar. Sarana dan Prasana yang ada diruangan Praktik khususnya, mesin jahit ada 20 mesin, jumlah keseluruhan siswa Tata Busana yaitu 54 siswa.Penelitian ini mengambil sampel dari populasi siswa kelas XI dan XII jurusan tata busana .Penelitian ini merupakan penelitian mix method (campuran). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas dan tehnik Analisis Interaktif Miles dan Huberman. Proses pengolahan data menggunakan program komputer SPSS versi 22 . Hasil kuantitatif (uji hipotesis) diperoleh hasil uji t 2,395 &lt; 1,30621, dan 7,163 &lt; 1,30621 artinya Ha diterima Ho ditolak. Sedangkan hasil uji F (65,156 &gt; 2,46) artinya Ha diterima Ho ditolak. hasil penelitian kualitatif deskriptif sudah memiliki ruang belajar teori, ruang belajar praktek dan bukubuku penunjang. Analisis data sarana belajar diruang ruang kelas, ruang laboratorium, ruang perpustakaan digunakan untuk mengetahi pengaruh sarana dan prasarana tehnik menjahit terhadap hasil belajar siswa tata busana Hasil penelitian menunjukkan sarana dan prasarana praktikum teknologi menjahit memiliki pengaruh secara parsial terhadap kegiatan pembelajaran yang dibuktikan dengan t hitung&gt;t tabel (7,163&gt;1,29034).</description>
      <pubDate>Fri, 15 Sep 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5605</guid>
      <dc:date>2023-09-15T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

