<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5343</link>
    <description />
    <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:39:21 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-14T20:39:21Z</dc:date>
    <image>
      <title>DSpace Collection:</title>
      <url>http://localhost:8080/jspui/retrieve/99ca9edc-24c8-44e9-8cef-4944d447472b/UNAR.png.png</url>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5343</link>
    </image>
    <item>
      <title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI BUAH MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9872</link>
      <description>Title: UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI BUAH MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
Authors: PASARIBU, AULIA RIYADI
Abstract: Tumbuhan melinjo termasuk salah satu spesies tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) yang berasal dari Pasifik Barat serta Asia Tropik. Melinjo ialah tumbuhan tahunan berumah dua (dioecious). Tanaman melinjo memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, antara lain sebagai antibakteri. Antibakteri merupakan suatu senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan maupun membunuh bakteri penyebab infeksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada ekstrak biji buah melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak metanol biji buah melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus. Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini yaitu perkolasi dengan menggunakan pelarut metanol 96% dengan empat variasi konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, dan 80%. Metode yang digunakan untuk pengujian aktivitas antibakteri yaitu difusi kertas cakram. Hasil yang diperoleh dari uji fitokimia menunjukkan ekstrak metanol biji buah melinjo positif mengandung senyawa alkaloid, tanin, terpenoid, flavonoid dan saponin. Hasil uji aktivitas dari empat variasi konsentrasi membuktikan bahwa ekstrak berpengaruh terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan terbentuknya zona hambat disekeliling kertas cakram. Pada ekstrak metanol biji buah melinjo, diameter zona hambat tergolong lemah yaitu pada konsentrasi 20% sebesar 4,5 mm dan tergolong sedang pada konsentrasi 40% sebesar 8,4 mm. Sedangkan diameter zona hambat tergolong kuat yaitu pada konsentrasi 60% dan 80% sebesar 12,7 mm dan 15 mm. Dari hasil penelitian dapat mengindikasikan bahwa ekstrak metanol biji buah melinjo efektif sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9872</guid>
      <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG OBAT GENERIK DI APOTEK HORAS 3 KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2022</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5510</link>
      <description>Title: GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG OBAT GENERIK DI APOTEK HORAS 3 KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2022
Authors: POHAN, JUNELVI MAHARANI
Abstract: Obat generik adalah obat dengan nama resmi International Non Propietary Names (INN) yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia atau buku standar lainnya untuk zat khasiat yang dikandungnya. Khasiat obat generik sendiri tidak kalah bagus dari obat paten karena obat generik juga memiliki kandungan zat aktif serta tingkat efektivitas yang sama dengan obat paten Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan obat generik di Apotek Horas 3 Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 90 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak ialah laki-laki sebanyak 48 pasien (53,3%), usia 17-25 tahun sebanyak 38 orang (42,2%), pendidikan SMA sebanyak 32 orang (35,6%), pekerjaan jasa, buruh dan nelayan sebanyak 27 orang (30,0%), responden berpenghasilan kurang dari Rp. 1.000.000 sebanyak 41 responden (45,6%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pasien Apotek Horas 3 Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2022 tergolong cukup yaitu 62 responden (68,9%).</description>
      <pubDate>Sat, 01 Jul 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5510</guid>
      <dc:date>2023-07-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI PADAT TRANSPARAN KOMBINASI MINYAK PALA (Myristica fragrans Houtt.) DENGAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus costaricensis)</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5509</link>
      <description>Title: FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI PADAT TRANSPARAN KOMBINASI MINYAK PALA (Myristica fragrans Houtt.) DENGAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus costaricensis)
Authors: LUBIS, CINDY AULIA PUTRI
Abstract: Formulasi Sediaan Sabun Padat Transparan Kombinasi Minyak Pala (Myristica Fragrans Houtt.) Dengan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis) dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun mandi padat transparan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah minyak pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan penambahan ekstrak kulit buah naga merah (Hylecereus costaricensis) dapat diformulasikan sebagai sabun dan konsentrasi minyak pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan penambahan ekstrak kulit buah naga merah (Hylecereus costaricensis) yang paling baik untuk formula sabun padat transparan. Metode penelitian adalah eksperimental pembuatan sabun mandi padat transparan. Penelitian dilakukan di Universitas Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan. Sampel dari penelitian ini adalah minyak pala dan kulit buah naga merah. Hasil penelitian uji pH SNI 06-3531-1994, uji stabilitas busa SNI 06-4085-1996, uji iritasi memenuhi standar persyaratan SNI sabun mandi padat transparan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minyak pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan penambahan ekstrak kulit buah naga merah (Hylecereus costaricensis) dapat diformulasikan menjadi sabun mandi padat dan konsentrasi minyak pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan penambahan ekstrak kulit buah naga merah (Hylecereus costaricensis) yang paling baik untuk formula sabun adalah F2. Karena, kandungan Minyak yang berada dalam formulasi tidak kurang dan tidak berlebih sehingga menghasilkan formula yang pas (tidak terlalu keras dan tidak tembek). Sehingga responden menyukai hasil formulasi F2.</description>
      <pubDate>Fri, 01 Sep 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5509</guid>
      <dc:date>2023-09-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS FORMALIN PADA MIE KUNING BASAH YANG DIJUAL DI PASAR KOTA PADANGSIDIMPUAN</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5508</link>
      <description>Title: ANALISIS FORMALIN PADA MIE KUNING BASAH YANG DIJUAL DI PASAR KOTA PADANGSIDIMPUAN
Authors: FITRI, ANNISYA RAHMI
Abstract: Penggunaan formalin pada makanan di Indonesia telah dilarang sejak lama. Larangan ini didasarkan pada peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) permenkes No. 33 tahun 2012 dan PERKA BPOM No. 11 tahun 2019, dan PERKA BPOM 2020. Formalin dilarang penggunaannya dalam bahan makanan disebabkan karna sangat berbahaya bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat kandungan formalin pada mie kuning basah, dan berapa kadar yang terdapat pada mie kuning basah yang beredar di Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif, yang menggunakan metode asam kromatofat dan spektrofotometer UV- Vis yang diukur pada panjang gelombang 435 nm. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dari 10 sampel mie kuning basah yang dianalisis, yang di ambil dari lima pasar tradisional yaitu pasar sangkumpal bonang, pajak batu, impres sadabuan, ucokkodok, dan impres padang matinggi, dan dari penelitian ini didapatkan 1 mie kuning yang mengandung formalin, yaitu mie kuning basah yang dijual di pasar impres sadabuan dengan konsentrasi formalin 0,0095 mg/L. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa mie kuning basah yang dijual di pasar kota padang sidimpuan masih aman dikonsumsi dengan batas kadar formalin yang ditentukan.</description>
      <pubDate>Tue, 01 Aug 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5508</guid>
      <dc:date>2023-08-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

