<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4250</link>
    <description />
    <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 05:38:33 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-09T05:38:33Z</dc:date>
    <item>
      <title>KAJIAN KENYAMANAN MASKER KAIN DARI KAPAS/POLIESTER DAN MASKER SCUBA BUATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) LOKAL</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4257</link>
      <description>Title: KAJIAN KENYAMANAN MASKER KAIN DARI KAPAS/POLIESTER DAN MASKER SCUBA BUATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) LOKAL
Authors: Nurul Hidayah, Febrianti; Sukirman, Sukirman
Abstract: ABSTRAK&#xD;
 &#xD;
Penyebaran virus corona (COVID-19) telah begitu pesat hingga pemerintah Indonesia mewajibkan&#xD;
penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa masker kain bagi masyarakat umum supaya persediaan masker bedah&#xD;
yang stoknya terbatas hanya diperuntukkan bagi tenaga medis. Adaptasi kebiasaan baru, tidak dipungkiri akan tetap&#xD;
menerapkan protokol kesehatan ini tanpa batas waktu yang diketahui. Hal ini dijadikan peluang bisnis bagi UMKM&#xD;
di daerah untuk membuat masker kain dan menjualnya dengan harga terjangkau. Tujuan dari penelitian ini adalah&#xD;
menguji keefektifan dari masker kain dari kenyamanan dengan 2 aspek: objektif dan subjektif. Sampel yang&#xD;
digunakan adalah masker kain hasil UMKM daerah Ngemplak, Sleman Yogyakarta dengan tiga jenis struktur yang&#xD;
berbeda, yaitu masker satu lapis kain rajut dari polikloroprena (PCP) atau dikenal dengan masker scuba, dua lapis&#xD;
masker kain tenun dengan bagian dalam menggunakan poliester dan bagian luar menggunakan kapas (PES/Co),&#xD;
serta tiga lapis masker kain tenun dengan bagian dalam poliester dan bagian tengah-luar adalah kapas (PES/Co2). &#xD;
Untuk pengujian kenyamanan pengguna secara kuantitatif dan objektif dilakukan dengan menggunakan Fabric&#xD;
Touch Tester (FTT) dengan menilai beberapa parameter yaitu kelembutan, kehalusan, dan kehangatan. Kuisioner&#xD;
sebagai data kualitatif mengenai ergonomi, juga dibagikan kepada responden yang menggunakan masker kain&#xD;
produksi UMKM Kecamatan Ngemplak dengan penilaian AATCC parameter 5 yang menilai kehalusan,&#xD;
kehangatan, dan ketebalan dengan skala 1-4. Hasil yang didapatkan adalah masker dua lapis (PES/Co) memiliki&#xD;
keunggulan rata-rata nilai indeks sensorik primer yang tertinggi pada uji kenyamanan menggunakan FTT,&#xD;
sedangkan masker scuba (PCP) memiliki kenyamanan terbaik dinilai oleh pengguna. Masker tiga lapis (PES/Co2)&#xD;
baik secara objektif dan subjektif memiliki nilai terendah karena faktor kehangatan yang tinggi sehingga pengguna&#xD;
merasa panas dan pengap saat masker digunakan dalam waktu lama.&#xD;
&#xD;
Kata kunci: masker kain; scuba; FTT; kenyamanan; UMKM</description>
      <pubDate>Mon, 20 Dec 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4257</guid>
      <dc:date>2021-12-20T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN PROSES OKSIDASI MENGGUNAKAN OZON GELEMBUNG MIKRO</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4256</link>
      <description>Title: PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN PROSES OKSIDASI MENGGUNAKAN OZON GELEMBUNG MIKRO
Authors: Athikoh, Nur; Gunawan, Gunawan; Nur, Muhammad
Abstract: ABSTRAK&#xD;
 &#xD;
Proses pengolahan limbah cair industri tekstil dengan pewarna indigo dapat dilakukan dengan proses oksidasi&#xD;
oleh ozon gelembung mikro. Dalam penelitian ini, limbah yang digunakan merupakan limbah cair industri tekstil yang&#xD;
telah mengalami pengolahan limbah dengan proses koagulasi kimia. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan&#xD;
pengolahan limbah menggunakan ozon gelembung mikro untuk meningkatkan proses oksidasi guna mendegradasi&#xD;
pewarna indigo pada limbah cair tekstil tersebut. Pengolahan limbah cair tekstil dengan pewarna indigo dilakukan&#xD;
dengan proses oksidasi menggunakan ozon gelembung mikro yang berukuran 61 – 80 µm.  Generator ozon gelembung&#xD;
mikro dibangkitkan dengan menyisipkan ozon pada aliran sirkulasi 20 liter limbah cair tekstil melalui pipa venturi&#xD;
dengan diameter 6,35 mm sebanyak 4 buah. Ozon dibangkitkan melalui reaktor lucutan berpenghalang dielektrik&#xD;
dengan nilai kapasitas ozon yang dapat divariasikan. Penelitian ini menggunakan nilai kapasitas ozon sebesar 50,4&#xD;
g/jam, 67,7 g/jam, dan 86,4 g/jam. Setiap nilai kapasitas ozon yang digunakan untuk pengolahan limbah cair tekstil&#xD;
divariasikan dengan waktu pengolahan limbah selama 60, 120, 180, dan 540 menit. Hasil pengolahan limbah cair&#xD;
tekstil dengan proses oksidasi menggunakan ozon gelembung mikro menunjukkan bahwa pewarna indigo dalam&#xD;
limbah cair tekstil mampu tereduksi optimum menggunakan nilai kapasitas ozon sebesar 86,4 g/jam dan waktu&#xD;
pengolahan limbah selama 540 menit. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin lama waktu pengolahan limbah dan&#xD;
besar nilai kapasitas ozon yang digunakan maka proses degradasi pewarna indigo semakin tinggi.&#xD;
&#xD;
Kata kunci: ozon gelembung mikro, kapasitas ozon, limbah cair tekstil, polutan</description>
      <pubDate>Tue, 07 Dec 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4256</guid>
      <dc:date>2021-12-07T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>IMOBILISASI MIKROKAPSUL ANTIBAKTERI MINYAK ASIRI Eucalyptus globulus PADA KAIN KAPAS DENGAN METODE DEEP COATING</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4255</link>
      <description>Title: IMOBILISASI MIKROKAPSUL ANTIBAKTERI MINYAK ASIRI Eucalyptus globulus PADA KAIN KAPAS DENGAN METODE DEEP COATING
Authors: Azka Hunafa, Chantika; Dede Nabila, Dinda; Indah Sari, Dwi Nur; Nurkhotimah, Retna; Andiani Lestari1, Miftah; Wahyudi, Tatang; Julaeha, Euis
Abstract: ABSTRAK&#xD;
Imobilisasi mikrokapsul antibakteri minyak asiri Eucalyptus globulus pada kain kapas telah dilakukan dengan cara deep coating. Mikrokapsul yang berisi minyak asiri E. globulus dibuat dengan metode koaservasi kompleks menggunakan penyalut alginat-gelatin. Hasil pengukuran GC-MS terhadap minyak asiri E. globulus komersial menunjukkan komponen utamanya adalah isopropil miristat 63,69% dan 1,8-sineol sebesar 29,35%. Mikrokapsul dibuat dalam dua sampel, yang dibedakan dari penggunaan minyak asiri E. globulus dalam Sampel I yakni 4 g dan Sampel II yakni 6 g. Ukuran rata-rata mikrokapsul Sampel I sebesar 1,550 μm dan Sampel II sebesar 1,154 μm. Kandungan minyak asiri (Oil Content; OC) dan efisiensi enkapsulasi (Encapsulation Efficiency; EE) secara berurutan, yaitu OC 78,70%; 42,49% dan EE 75,19%; 51,54%. Morfologi mikrokapsul Sampel I terlihat bentuknya lebih membulat dibanding Sampel II. Hasil uji antibakteri terhadap S. aureus lebih tinggi dibandingkan dengan terhadap E. coli. Sampel I lebih aktif dibandingkan Sampel II.&#xD;
Kata kunci: Antibakteri, E. globulus, Imobilisasi, Mikroenkapsulasi, Minyak Asiri.</description>
      <pubDate>Tue, 21 Dec 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4255</guid>
      <dc:date>2021-12-21T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>AKTIVITAS ANTI NYAMUK MIKROKAPSUL MINYAK ASIRI Citrus aurantifolia TERHADAP Aedes aegypti</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4254</link>
      <description>Title: AKTIVITAS ANTI NYAMUK MIKROKAPSUL MINYAK ASIRI Citrus aurantifolia TERHADAP Aedes aegypti
Authors: Sari Pandiangan1, Nila; Pratiwi, Luthfia; Rakhmawaty Eddy, Diana; Wahyudi, Tatang; Surya, Agus; Mulyawan, Mulyawan; Julaeha, Euis
Abstract: ABSTRAK&#xD;
Pada penelitian ini, telah dilakukan evaluasi sifat antinyamuk dari mikrokapsul yang berisi minyak asiri kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap nyamuk Aedes aegypti. Preparasi minyak asiri dilakukan dengan metode hidrodistilasi; pembuatan mikrokapsul dengan metode koaservasi kompleks menggunakan penyalut alginat-gelatin, pengikat silang glutaraldehid, dan pengemulsi span-80 dan tween-80; pelepasan minyak asiri dalam mikrokapsul dilakukan dengan rangsangan magnetic stirrer 100 rpm; dan uji aktivitas antinyamuk dilakukan terhadap nyamuk A. aegypti. Hasil preparasi minyak asiri diperoleh rendemen sebesar 0,44%, dengan kualitas baik, berwarna kuning pucat dengan aroma segar khas jeruk nipis, komponen utama minyak asiri d-limonen (33,14%) dan -pinen (28,32%). Mikrokapsul diperoleh dengan rendemen sebesar 47,3%, oil content sebesar 66,7%, dan efisiensi enkapsulasi sebesar 87,9%. Rata-rata pelepasan minyak asiri dari mikrokapsul dari hari pertama hingga hari ketujuh berkisar 44,7-65,9%. Nilai % total perlindungan dari minyak asiri C. aurantifolia utuh lebih tinggi daripada limonen dan mikrokapsul, hal ini menunjukkan ada kerja sinergis antara komponen-komponen yang terdapat dalam minyak asiri. Rentang total perlindungan terhadap nyamuk A. aegypti antara 85,0-98,8%.&#xD;
Kata kunci : C. aurantifolia, mikroenkapsulasi, antinyamuk, repellent, A. aegypti</description>
      <pubDate>Tue, 21 Dec 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/4254</guid>
      <dc:date>2021-12-21T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

