<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10203</link>
    <description />
    <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 19:38:50 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-18T19:38:50Z</dc:date>
    <item>
      <title>Tourism Edupreneur: Pembinaan Wirausaha Seni untuk Wisata Pendidikan</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10219</link>
      <description>Title: Tourism Edupreneur: Pembinaan Wirausaha Seni untuk Wisata Pendidikan
Authors: Masunah, Juju; Sunaryo, Ayo; Nugraheni, Trianti; Lilis Diani, Putri; Kurniawati, Leli
Abstract: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2020 telah menghasilkan kelompok-kelompok wirausaha mahasiswa yang memiliki produk karya seni tari dan permainan anak-anak. Namun demikian, pengelolaan produk tersebut belum optimal dalam penyajian untuk segmen pasar anak-anak. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membina kembali mahasiswa dalam mengelola usaha di bidang seni pertunjukan, dan pembelajaran seni untuk anak-anak dalam rangka mendukung program pengembangan wisata pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Metode yang digunakan adalah project-based approach atau pendekatan berbasis proyek. Partisipan adalah tujuh mahasiswa S1 dan seorang alumni Program Studi Pendidikan Seni Tari, UPI dan dua orang mahasiswa program studi Pendidikan Seni jenjang Master. Langkah kegiatan diawali dengan mendiagnosis partisipan, mendesain proyek, mengimplementasikan proyek, dan mengevaluasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui partisipasi observasi, studi dokumentasi, dan kajian pustaka. Kemudian, data tersebut dianalisis secara triangulasi. Hasil pengabdian ini adalah terbangunnya kelompok wirausaha baru mahasiswa bernama Projek Seni Anak company atau Prosean Co. yang menjalankan model bisnis canvas. Prosean Co. mengelola produk dan jasa seni pertunjukan, dan pembelajaran seni untuk anak-anak, serta memasarkannya melalui sosial media dan pertunjukan Virtual yang disebut Virevale melalui TV UPI digital. Prosean Co. sebagai kelompok wirausaha baru berhasil mengelola produk karya seni tari dan permainan anak dalam alur cerita dan desain visual yang dapat diapresiasi oleh anak-anak.</description>
      <pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10219</guid>
      <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>The Status and Challenges of Entrepreneurship Education in Vocational Higher Education Institutions in Indonesia</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10218</link>
      <description>Title: The Status and Challenges of Entrepreneurship Education in Vocational Higher Education Institutions in Indonesia
Authors: Usman, Ahmadi; Hamid, Abdul
Abstract: Vocational higher education is one of the types of Indonesian higher education. In practice, entrepreneurship has been considered the most important subject that should be taught in vocational higher institutions. Numerous studies have been conducted by discussing the topic of vocational education and entrepreneurship in Indonesia. However, limited studies have been conducted on implementing entrepreneurship education at the Indonesian vocational higher education level. This study aims to explain the status and challenges of entrepreneurship education in Indonesian vocational higher education institutions. The method used in the study was based on a descriptive qualitative method focusing on a contextual review of the literature. The review is enhanced by collecting data from articles, books, reports, and vocational higher education intuitions' websites. This study found that entrepreneurship education has been implemented in vocational higher education institutions, although some aspects still need improvements. Further, the development of entrepreneurship education in vocational higher education institutions in Indonesia is confronted by internal and external challenges. Lastly, the study's findings have significant implications for researchers, policymakers, and entrepreneurship educators.&#xD;
Keywords: challenges; entrepreneurship education; institutions; status; vocational higher education</description>
      <pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10218</guid>
      <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Analisis Usaha Industri Sale Pisang Skala Rumah Tangga di Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10217</link>
      <description>Title: Analisis Usaha Industri Sale Pisang Skala Rumah Tangga di Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap
Authors: Prabaningrum, Riris; Sutrisno, Joko; Khairiyakh, Refa’ul
Abstract: Sale pisang merupakan makanan olahan dari buah pisang yang dikeringkan, proses pembuatannya menjadikan sale pisang memiliki rasa dan aroma yang khas. Penelitian ini bertujuan mengkaji biaya, penerimaan, keuntungan, efisiensi usaha, dan risiko usaha industri sale pisang skala rumah tangga di Kecamatan Karangpucung. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan didukung teknik survei. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 41 produsen yang diambil dengan teknik sensus. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata-rata yang dikeluarkan oleh usaha industri sale pisang goreng sebesar Rp2.178.148,52 per bulan, penerimaan rata-rata sebesar Rp2.818.842,11 per bulan, keuntungan rata-rata sebesar Rp640.693,58 per bulan. Sementara pada industri sale pisang mentah di Kecamatan Karangpucung, biaya rata-rata sebesar Rp1.603.405,09 per bulan, penerimaan rata-rata sebesar Rp2.850.545,45 per bulan, keuntungan rata-rata sebesar Rp1.222.353,64 per bulan. Usaha industri sale pisang goreng dan sale pisang memiliki nilai efisiensi secara berturut-turut 1,29 dan 1,75. Usaha industri sale pisang goreng memiliki nilai koefisien variasi keuntungan sebesar 1,07 dan nilai batas bawah keuntungan -729.606,85. Sedangkan usaha sale pisang yang menjual sale pisang mentah, memiliki nilai koefisien variasi keuntungan sebesar 0,21 dan nilai batas bawah keuntungan Rp700.591,80. Kedua jenis usaha sale pisang menguntungkan dan sudah efisien untuk diusahakan. Usaha sale pisang goreng memiliki tingkat risiko yang tinggi sehingga tidak layak untuk diusahakan, sedangkan usaha sale pisang mentah terhindar dari risiko dan layak untuk diusahakan.&#xD;
Kata kunci: biaya; efisiensi; keuntungan; penerimaan; risiko</description>
      <pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10217</guid>
      <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Perencanaan Produksi Kerupuk Kulit Affifudin Selama Masa Pandemi Covid-19</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10216</link>
      <description>Title: Perencanaan Produksi Kerupuk Kulit Affifudin Selama Masa Pandemi Covid-19
Authors: Mauluddin, Yusuf; Rosita, Rosita
Abstract: Perusahaan Kerupuk Kulit Afifudin merupakan industri kecil yang terkena dampak pandemi Covid-19. Selama pandemi, wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Garut turun secara drastis, yang berakibat pada penjualan oleh-oleh seperti kerupuk kulit menjadi turun. Perusahaan terus berupaya membuat strategi dalam menghadapi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam membuat skenario perencanaan produksi yang masih menguntungkan selama masa pandemi Covid-19. Perencanaan produksi dilaksanakan dengan dasar permintaan yang menurun dan kapasitas yang tetap. Adapun metode yang digunakan adalah Linear Programming dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. Hasil dari penyelesaian dengan menggunakan metode tersebut, diperoleh jumlah produksi yang seharusnya dilakukan dengan sumber daya yang minimal sehingga sumber daya tidak berlebih. Sumber daya yang berlebih, diatur sedemikian rupa sehingga sumber daya yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan skenario pengaturan sumber daya jam kerja berdasarkan hari kerja, tenaga kerja serta kombinasi keduanya. Skenario pengaturan jam kerja yang terpilih yaitu dengan mengatur jam kerja pada setiap hari kerjanya.&#xD;
Kata kunci: jam kerja; kerupuk kulit; linier programming; perencanaan produksi</description>
      <pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10216</guid>
      <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

