<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10044</link>
    <description />
    <pubDate>Sun, 26 Apr 2026 07:19:07 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-26T07:19:07Z</dc:date>
    <item>
      <title>HAMBATAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENGONTROL GULA DARAH : STUDI FENOMENOLOGI</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10066</link>
      <description>Title: HAMBATAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENGONTROL GULA DARAH : STUDI FENOMENOLOGI
Authors: SIREGAR, SRI WAHYUNI
Abstract: Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit tidak menular yang bersifat kronis yang ditandai dengan naiknya kadar glukosa darah atau yang dikenal dengan hiperglikemia yang menyebabkan penderitanya berujung pada komplikasi apabila tidak ditangani secara rutin termasuk mengontrol kadar gula darah. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif dengan desain : studi fenomenologi. Penelitian ini di lakukan di Rumah Sakit TK IV 01.07.03 Padangsidimpuan. Populasi penelitian ini seruh pasien Diabetes Mellitus. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 5 partisipan. Teknik pengumpulan data Pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini didapatkan 3 tema dan 7 sub tema. Tema 1) keharusan menjaga pola hidup, dengan subtema : (1) koping pasien dalam mengelola diet, (2) usaha pasien dalam mengontrol gula darah. Tema 2) hambatan dalam mengelola DM dengan Sub tema : (1) ketergantungan dengan orang lain, (2) ketidak berdayaan anggota tubuh, (3) kesejahteraan fisik mengganggu aktivitas. Tema 3) kesejahteraan psikis dapat mengendalikan penyakit yang di derita secara stabil dengan sub tema : (1) stress mempengaruhi kadar gula darah, (2) berusaha kuat menutupi penyakit yang di deritanya. hambatan pasien diabetes mellitus dalam mengontrol gula darah didefinisikan sebagai hal, yang menjadi penghalang penderita diabetes mellitus dalam mengontrol penyakit kronis yang di derita nya yang dimana untuk mencapai perbaikan diri dalam mengatasi penyakit tersebut.
Description: Sri Wahyuni Siregar | 20010035 | Padangsidimpuan, 13 Juni 2002 | Perempuan | Jl. Sudirman Gg. Setia, Sadabuan</description>
      <pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10066</guid>
      <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR DENGAN PENCEGAHAN KEJADIAN KANKER SERVIKS MELALUI PEMERIKSAAN IVA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10065</link>
      <description>Title: HUBUNGAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR DENGAN PENCEGAHAN KEJADIAN KANKER SERVIKS MELALUI PEMERIKSAAN IVA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024
Authors: RASKIA, SITI
Abstract: Kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua yang terjadi pada wanita yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Pencegahan kanker serviks bisa dilakukan dengan deteksi dini salah satunya dengan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan alternatif karena biaya murah, praktis dengan sensitifitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan WUS Dengan Pencegahan Kejadian Kanker Serviks Melalui Pemeriksaan IVA Di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua Kota Padangsidimpuan Tahun 2024. Desain penelitian Deskrftif korelatif Dengan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 179 orang. Sampel diambil dengan menggunakan Purposive Sampling.Jumlah sebanyak 64 WUS. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian P= 0,000 (&lt;0,05). Kesimpulan menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan WUS dengan pencegahan kejadian kanker serviks melalui pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dapat memberikan gambaran atau informasi untuk mengembangkan penelitian selanjutnya serta menentukan metode baru yang lebih tepat.</description>
      <pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10065</guid>
      <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SEHAT UMMI DZAKI</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10064</link>
      <description>Title: PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SEHAT UMMI DZAKI
Authors: HARAHAP, SAILAN
Abstract: Seiring bertambahnya usia, kesehatan kita menurun dan kita menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk tekanan darah tinggi. Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah seseorang lebih tinggi dari normal sehingga menyebabkan peningkatan angka kesakitan dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap penurunan tekanan darah . Metode penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Eksperiment dengan rancangan rancangan one group pretest dan pottest . Penelitian ini dilakukan di Rumah Sehat Ummi Dzaki. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 19 responden . Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan uji paire d T test . Hasil penelitian mayoritas responden berada pada kategori lansia awal (46 55 tahun) sebanyak 10 responden (52,6%), mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 12 responden (63,2%), Seluruh responden beragama islam 19 (100%), Pendidika n terakhir mayoritas responden yaitu S1 sebanyak 10 responden (52,6%), mayoritas responden bekerja sebagai PNS sebanyak 9 responden (47,4%). Peneliti mendapatkan perbandingan tekanan darah pada responden sebelum dan sesudah diberikan terapi bekam dengan m enggunakan uji paired T test diperoleh nilai p value = 0,001 (&lt;0,05), artinya ada pengaruh signifikan dari pemberian terapi bekam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Rumah Sehat Ummi Dzaki Padangsidimpuan. Hasil yang diperoleh dar i penelitian ini menjelaskan adanya pengaruh terapi bekam tentang penurunan tekanan darah, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi ilmu keperawatan terutama keperawatan medikal bedah, serta memberikan informasi dan tentang cara non farmakologi dalam menu runkan tekanan darah.
Description: Sailan Harahap | 20010051 | Batunadua,19 Juni 1984 | Perempuan | Palopat Maria, Kota Padangsidimpuan</description>
      <pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10064</guid>
      <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANGMATINGGI TAHUN 2024</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10063</link>
      <description>Title: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANGMATINGGI TAHUN 2024
Authors: HARAHAP, SAHDIANA
Abstract: Dukungan keluarga sangat di butuhkan dalam pengendalian hipertensi, terutama pada lansia yang mengalami penyakit kronis seperti hipertensi. Agar penderita hipertensi dapat patuh dalam pengendalian hipertensi maka dibutuhkan peran serta keluarga untuk membantu penderita mengendalikan hipertensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengendalian hipertensi pada lansia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional, dengan pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian ini lansia menderita hipertensi, sampel penelitian ini menggunakan teknik porvusipe sampling sebanyak 61 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa, ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengendalian hipertensi pada lansia ditandai dengan nilai p-value 0,002 . Saran peneliti selanjutnya menggambarkan tentang pentingnya dukungan keluarga upaya meningkatkan kepatuhan pengendalian hipertensi pada lansia.
Description: Sahdiana Harahap | 20010081 | Padangsidimpuan, 21 Maret 2002 | Perempuan | Hutaimbaru</description>
      <pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10063</guid>
      <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

