<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10021</link>
    <description />
    <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:02:19 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-14T21:02:19Z</dc:date>
    <image>
      <title>DSpace Collection:</title>
      <url>http://localhost:8080/jspui/retrieve/eb76ec7f-d8ea-4893-9931-40e73a881349/Logo UNAR.jpg</url>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10021</link>
    </image>
    <item>
      <title>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA DI SD NEGERI 200105 KAMPUNG MARANCAR PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2025</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10120</link>
      <description>Title: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA DI SD NEGERI 200105 KAMPUNG MARANCAR PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2025
Authors: SIREGAR, PUTRI WAHYUNI
Abstract: Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang pada pelaksanaannya dipraktikkan berdasarkan kesadaran individu sebagai upaya mencegah permasalahan dalam Kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran guru, peran orang tua, dan ketersediaan sarana dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa Sekolah Dasar Negeri 200105 Kampung Marancar di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025) . Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas 4 sampai kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Padangsidimpuan. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 101 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan diolah menggunakan analisis data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan Peran guru terhadap PHBS dengan nilai P-value 0,001. Ada hubungan Peran orangtua terhadap PHBS pada anak sekolah dasar p –value 0,004. Ada hubungan ketersediaan sarana terhadap PHBS dengan nilai p-value 0,003. Saran penelitian ini untuk lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa.
Description: Putri Wahyuni Siregar | 21030020 | Padangsidimpuan, 05 April 2003 | Perempuan | Kp. Melayu II No.33 LK. VI | 085361902124 | putriwahyunisiregar45@gmail.com</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10120</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PERAN KONSUMSI KOPI TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA BATANG TURA KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10038</link>
      <description>Title: PERAN KONSUMSI KOPI TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA BATANG TURA KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024
Authors: RITONGA, WIDYA SARI
Abstract: Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah diastolik tetap yang lebih besar dari 90 mmHg disertai dengan kenaikan tekanan darah sistolik (140 mmHg). Faktor risiko terjadinya Hipertensi adalah Kebiasaan Mengkonsumsi Kopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Peran Konsumsi Kopi Terhadap kejadian Hipertensi di Desa Batang Tura Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei Analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 342 orang &gt; 15 tahun dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 orang didapatkan menggunakan rumus dengan pengambilan sampel yaitu teknik random sampling. Berdasarkan hasil analisa data bivariat dengan uji statistik Chi Square di peroleh bahwa variabel frekuensi konsumsi kopi menunjukkan bahwa Ada hubungan frekuensi konsumsi kopi terhadap kejadian hipertensi dengan nilai p-value = 0,035, artinya lebih kecil dari α = 0,05, variabel waktu mengkonsumsi kopi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan waktu mengkonsumsi kopi terhadap kejadian hipertensi dengan nilai pvalue =0,485 artinya lebih besar dari α = 0,05 dan variabel metode pembuatan kopi menunjukkan bahwa ada hubungan metode pembuatan kopi terhadap kejadi hipertensi dengan nila p-value =0,025 artinya lebih kecil dari α = 0,05 di Desa Batang Tura Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024. Disarankan kepada masyarakat mampu untuk mengurangi mengkonsumsi kopi baik dari segi frekuensi konsumsi kopi dan metode pembuatan kopi.</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10038</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANOPAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10037</link>
      <description>Title: HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANOPAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024
Authors: HARAHAP, ULIZA EVA CAROLINA
Abstract: Imunisasi berasal dari kata imun, kebal atau resisten. Imunisasi dapat diartikan suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. (WHO) menetapkan salah satu strategi global yaitu Immunization Agenda 2030 (AI 2030) yang mana kontributor utama bagi hak dasar masyarakat untuk mendapatkan kesehatan adalah imunisasi dan juga imunisasi sebagai investasi di masa depan yang mana dapat menyelamatkan dan melindungi kesehatan masyarakat, meningkatkan produktivitas dan ketahanan negara, serta menjadikan kehidupan lebih aman, lebih sehat, dan lebih sejahtera bagi semua. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Hanopan Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple rondom sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Uji statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah chi square dengan Tingkat kepercayaan 95%(a=0,05). Hasil penelitian berdasarkan uji chi square di peroleh nilai p value 0,001&lt;0,05 artinya tidak ada hubungan kecemasan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Hanopan. Disarankan kepada ibu khususnya yang memiliki bayi agar mendatangi posyandu, puskesmas dan penyuluhan-penyuluhan lainnya yang diadakan oleh petugas kesehatan.
Description: IDENTITAS PENULIS&#xD;
Uliza Eva Carolina Harahap&#xD;
21030031&#xD;
Sigala-gala, 23 Juli 1997&#xD;
Jl.SM Raja Sitamiang, Gg Subur No.14&#xD;
Perempuan&#xD;
0822-7492-2456&#xD;
carolinauliza@gmail.com&#xD;
Riwayat Pendidikan :&#xD;
1. SD Negeri 100840 Sigala-gala : Lulus Tahun 2009&#xD;
2. MTSN Pasar Purba Bangun : Lulus Tahun 2012&#xD;
3. SMK Swasta Kampus Padangsidimpuan : Lulus Tahun 2015</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10037</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SISIPA TAHUN 2024</title>
      <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10036</link>
      <description>Title: PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SISIPA TAHUN 2024
Authors: SIMBOLON, SITI MARGUNA
Abstract: Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah sistole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihi batas normal (tekanan darah sistole diatas 140 mmHg dan diastole diatas 90 mmHg. Salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya suatu penyakit yaitu dengan cara memberikan pendidikan kesehatan melalui media leaflet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media leaflet terhadap tingkat pengetahuan keluarga tentang pertolongan pertama pada penderita hipertensi Di Desa Sisipa Tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain eksperimen yang digunakan adalah pre-experiment design dengan rancangan one group pretest-postest design. Penelitian ini dilakukan Di Desa Sisipa Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan juli 2024 sampai dengan bulan januari 2025. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh keluarga terdekat penderita hipertensi di Desa Sisipa sebanyak 106 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 orang. Hasil penelitian responden sebelum diberikan penyuluhan kesehatan melalui media leaflet pengetahuan kurang sebanyak 29 orang. sesudah diberikan penyuluhan kesehatan melalui media leaflet pengetahuan cukup sebanyak 38 orang. Maka dapat disimpulkan nilai pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang pertolongan pertama pada penderita hipertensi sebelum dan setelah dengan P-value = 0,000 (&lt;0,05). Disarankan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tambahan dan dapat digunakan menjadi sumber penelitian baru tentang pengaruh edukasi melalui media leaflet terhadap tingkat pengetahuan keluarga tentang pertolongan pertama pada penderita hipertensi.</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10036</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

