<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9911">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9911</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10069" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10068" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10067" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10028" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-14T21:05:41Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10069">
    <title>HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10069</link>
    <description>Title: HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024
Authors: SIMANJUNTAK, PRETTY OCTAWIFANY
Abstract: Air Susu Ibu (ASI) ialah makanan yang paling di rekomendasikan untuk bayi, selain ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi, juga terjangkau dan praktis. ASI biasanya diberikan kepada bayi berumur 0-6 bulan atau ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan sosial budaya dengan pemberian asi eksklusif di puskesmas sadabuan. Jenis penelitian yang digunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Sadabuan di Kota Padang sidempuan, Penelitian dilaksanakan mulai bulan April 2024 s/d Februari 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang ada di Puskesmas Sadabuan. Hasil penelitian menunjukan Mayoritas responden berumur 20-35 tahun (86,3%). sosial budaya tentang pemberian ASI Ekslusif responden mayoritas mendukung sosial budaya sebanyak 27 orang (52,9%) dan minoritas tidak mendukung sosial budaya sebanyak 24 orang (47,1%). Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosial budaya dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Faktor-faktor tersebut meliputi tradisi, kepercayaan, pengetahuan, dukungan keluarga, dan dukungan penyedia layanan kesehatan. Saran dari penelitian Diharapkan dapat memahami manfaat pemberian ASI Eksklusif.
Description: Pretty Octawifany Simanjuntak | 21060069 | Padangsidimpuan, 15 Oktober 2002 | Perempuan | 082161330683 | Jl. Perjuangan Lk. II Panyanggar | prettyoctawifany@gmail.com</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10068">
    <title>GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10068</link>
    <description>Title: GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024
Authors: DALIMUNTHE, KHAIRANI
Abstract: Memiliki kandungan dan manfaat yang sangat banyak serta merupakan kebutuhan pertama bayi menjadikan ASI Eksklusif menjadi sumber gizi terbaik untuk bayi. ASI merupakan cairan hasil sekresi dari kelenjar payudara ibu. Sedangkan ASI Eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan tanpa tambahan apapun. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam studi ini mencakup semua ibu yang mempunyai bai 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan pada Januari 2025, dengan jumlah total 411 orang, yang dipilih menggunakan metode random sampling sebanyak 80 orang. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat. Hasil analisis menunjukkan, mayoritas pengetahuan ibu tentang pemberian ASI Eksklusif adalah cukup sebanyak 30 orang (37,5%), dan mayoritas sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif adalah positif sebanyak 52 orang (65,0%). Oleh karena itu, disarankan agar ibu menambah pengetahuan mereka tentang ASI Eksklusif melalui penyuluhan dari tenaga kesehatan atau sumber informasi lainnya, sehingga pemahaman mereka tentang ASI Eksklusif dapat meningkat.
Description: Khairani Dalimunthe | 21060040 | Bekasi, 30 April 2003 | Desa Tahalak, Kab.Tapanuli Selatan | 081262885120 | khairanidalimunthe3004@gmail.com</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10067">
    <title>HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10067</link>
    <description>Title: HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024
Authors: PANE, GADIS TARANGGA MULIA
Abstract: Pemberian ASI Eksklusif dapat mengurangi tingkat kematian bayi. Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia cakupannya masih sangat rendah. Banyak faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif diantaranya adalah dukungan suami. Dukungan suami merupakan dukungan yang turut berperan menentukan keadaan emosi atau perasaan ibu sehingga mempengaruhi kelancaran reflek pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan Tahun 2024. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini semua ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan bulan Januari Tahun 2025 sebanyak 384 orang, dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian mayoritas suami tidak mendukung sebanyak 45 orang (57,8%), mayoritas tidak diberikan ASI Eksklusif sebanyak 56 orang (70,9%). Analisa yang digunakan adalah uji Chi-square dengan hasil menunjukkan bahwa (p= 0,011), artinya ada hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan bahwa ada hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif. Saran bagi bagi ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan agar dapat meningkatkan pemberian ASI Eksklusif. sehingga proses pertumbuhan bayi berjalan dengan baik dan tidak mudah sakit. Bagi suami diharapkan peran aktif keluarga sebagai individu terdekat utamanya suami dalam mendukung ibu menyusui.
Description: Gadis Tarangga Mulia Pane | 21060031 | Medan, 05 April 2004 | Jl. Imam Bonjol, Kelurahan Aek Tampang | 081361452474 | gadistarangga05@gmail.com</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10028">
    <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERKAIT MANFAAT TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI SMP NEGERI 2 KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10028</link>
    <description>Title: HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERKAIT MANFAAT TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI SMP NEGERI 2 KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024
Authors: HASIBUAN, LUPITA SARI
Abstract: Anemia pada remaja dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan remaja tentang tablet Fe. Pengetahuan yang baik akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku putri dalam mengonsumsi tablet Fe secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri terkait manfaat tablet Fe dengan kejadian anemia di Negeri 2 Kota Padangsidinpuan tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di SMP Negeri 2 Kota Padangsidimpuan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMP Negeri 2 Kota Padangsidimpuan sebanyak 84 orang dengan menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan remaja putri terkait tablet Fe dengan kejadian anemia. Berdasarkan hasil uji chi-square, diperoleh nilai p- value 0,048 (&lt;0,05), diperlukan upaya peningkatan edukasi dan penyuluhan kepada remaja putri mengenai pentingnya konsumsi tablet Fe secara rutin sebagai pencegahan anemia. Selain itu, penerapan pola hidup sehat, termasuk konsumsi makanan bergizi seimbang harus diperhatikan untuk mengurangi risiko anemia.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

