<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5540">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5540</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9994" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5559" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5558" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5557" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-05-07T05:51:26Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9994">
    <title>PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HUTAIMBARU TAHUN 2023</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/9994</link>
    <description>Title: PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HUTAIMBARU TAHUN 2023
Authors: HASIAN, PUTRI
Abstract: Pemberian imunisasi pada balita tidak hanya memberikan pencegahan terhadap anak tersebut, tetapi akan memberikan dampak yang jauh lebih luas karena akan mencegah terjadinya penularan yang luas dengan adanya peningkatan imunitas (daya tahan tubuh terhadap penyakit tertentu) secara umum di masyarakat. Dimana, jika terjadi wabah penyakit menular, maka hal ini akan meningkatkan angka kematian bayi dan balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan ibu dalam memberikan imunisasi dasar lengkap pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Hutaimbaru Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan eksperimen. populasi pada penelitian ini yaitu Ibu yang memiliki balita sebanyak 86 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling jumlah responden kurang dari 100, sampel diambil semua populasi sebanyak 86 orang. analisis sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh P value = 0,000 (&lt;0,05), maka dapat diambil kesimpulan terdapat perbedaan rerata tingkat pengetahuan ibu dalam memberikan imunisasi dasar lengkap pada balita setelah diberikan pendidikan kesehatan melaui media audio visual. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan informasi pada responden tentang imunisasi dasar lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Hutaimbaru</description>
    <dc:date>2023-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5559">
    <title>PENGARUH VIDEO EDUKASI MELALUI WHATSAPP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERSONAL HYGIENE PADA SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 10 KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5559</link>
    <description>Title: PENGARUH VIDEO EDUKASI MELALUI WHATSAPP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERSONAL HYGIENE PADA SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 10 KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023
Authors: HASIBUAN, WIWIN LOMONA
Abstract: Personal hygiene saat menstruasi adalah tindakan untuk memelihara kesehatan dan kebersihan pada daerah kewanitaan pada saat menstruasi agar terhindar dari bakteri yang menyebabkan infeksi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Video Edukasi Melalui WhatsApp Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Personal hygiene Pada Saat Menstruasi di SMP Negeri 10 Kota Padangsidimpuan Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuatitatif dengan menggunakan desain Pre-Experimental Design dan jenis design dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan Personal hygiene pada saat menstruasi sebelum diberikan edukasi melalui whatsApp adalah 3,71 dan setelah diberikan edukasi rata-rata pengetahuan Personal hygiene pada saat menstruasi adalah 11,29. Berdasrkan hasil uji Wilcoxon diperoleh niali pengetahuan pvalue= 0,000, maka dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan Edukasi kesehatan melalui Video WhatsApp efektif meningkatkan pengetahuan Personal hygiene saat menstruasi di SMP Negeri 10 Kota Padangsidimpuan. Saran peneliti setelah penelitian ini remaja dapat lebih aktif untuk mencari informasi tentang Personal hygiene saat menstruasi dengan cara membaca, memahami, dan mengikuti seminar penyuluhan yang ada disekolah.</description>
    <dc:date>2023-10-16T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5558">
    <title>PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI DESA SITARDAS KECAMATAN BADIRI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2023</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5558</link>
    <description>Title: PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI DESA SITARDAS KECAMATAN BADIRI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2023
Authors: SAINDAH, SOPIA NUR
Abstract: Stunting merupakan sebuah kondisi balita yang memiliki panjang atau tinggi badan kurang jika dibandingkan dengan teman seusianya. Prevalensi kasus stunting di desa Sitardas mencapai 15 kasus pada tahun 2022 hal ini terjadi karena berbagai faktor antara lain keadaan sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi dan kurangnya asupan gizi pada bayi dalam kurung waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di Desa Sitardas Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2023. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain Pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita di Desa Sitardas sebanyak 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan ibu tentang stunting sebelum dilakukan edukasi kesehatan dengan media audio visual adalah 6,12 dan setelah dilakukan edukasi kesehatan dengan media audio visual mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 9,18. Berdasarkan analisis menggunakan uji wilcoxon di dapatkan nilai p value=0,000 yang memiliki arti ada pengaruh edukasi kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu tentang stunting pada balita. Peningkatan pengetauhan menjadi faktor utama dalam meningkatkan derajat kesehatan terutama dalam menangani kasus stunting, untuk itu diperlukan edukasi kesehatan dengan menggunakan media agar penyampaian informasi kepada masyarakat lebih luas terutama di Desa Sitardas.</description>
    <dc:date>2023-08-22T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5557">
    <title>PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG RHEUMATOID ARTHRITIS (RA) DI UPTD PUSKESMAS SADABUAN TAHUN 2023</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5557</link>
    <description>Title: PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG RHEUMATOID ARTHRITIS (RA) DI UPTD PUSKESMAS SADABUAN TAHUN 2023
Authors: RITONGA, SITI MEIRANDA HAFSARI
Abstract: Rheumatoid artritis (RA) atau biasa disebut rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian dan struktur disekitrnya. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit rematik salahsatunya adalah pemberian pendidikan kesehatan melalui media audio visual. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan sebelum dan sesudah di berikan intervensi melalui media audio visual terhadap peningkatkan pengetahuan lansia tentang rheumatoid arthritis (RA) di UPTD Puskesmas Sadabuan tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Eksperimen menggunakan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh penderita rheumatoid artritis (RA) sebanyak 139 orang. Teknik Sampling menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Hasil analisis sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh P-value = 0,000 (&lt;0,05). Kesimpulan terdapat perbedaan rerata tingkat pengetahuan lansia tentang rheumatoid arthritis (RA) sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan melalui audio visual. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menbah pengetahuan orang tua tentang ISPA pada balita.</description>
    <dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

