<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3512">
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3512</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3518" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3517" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3516" />
        <rdf:li rdf:resource="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3514" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-13T11:57:51Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3518">
    <title>PREFERENSI MAHASISWA TERHADAP PENCAHAYAAN BUATAN IDEAL UNTUK RUANGAN KELAS STUDIO GAMBAR</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3518</link>
    <description>Title: PREFERENSI MAHASISWA TERHADAP PENCAHAYAAN BUATAN IDEAL UNTUK RUANGAN KELAS STUDIO GAMBAR
Authors: Leonardo, Leonardo
Abstract: PREFERENSI MAHASISWA TERHADAP PENCAHAYAAN BUATAN&#xD;
IDEAL UNTUK RUANGAN KELAS STUDIO GAMBAR&#xD;
Leonardo&#xD;
(Email: lenard.lee7102neu@gmail.com)&#xD;
Program Studi Desain Interior&#xD;
Fakultas Seni Rupa dan Desain&#xD;
Universitas Kristen Maranatha&#xD;
Jl. Prof. Drg. Surya Sumantri No 65, Bandung, Indonesia&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Studio gambar esensial bagi mahasiswa desain karena digunakan intensif dan dalam waktu lama.&#xD;
Pencahayaan studio gambar yang tepat penting untuk mendukung kinerja menggambar mereka.&#xD;
Oleh karena itu preferensi mahasiswa pada pencahayaan ideal studio gambar dijadikan tujuan&#xD;
penelitian ini. Preferensi mahasiswa dapat dilihat dengan Conjoint Analysis untuk menelaah sejumlah&#xD;
variabel sekaligus pada fenomena yang diangkat dengan cara mendesain profil. Delapan profil&#xD;
pencahayaan ideal studio gambar yang didesain mengandung tujuh atribut yang masing-masing&#xD;
berlevel dua, ditampilkan berupa gambar render suasana interior studio kepada 145 mahasiswa&#xD;
desain interior aktif yang tengah mengambil studio desain di semester yang sama. Dalam profil&#xD;
pencahayaan yang paling diminati ditemukan tiga atribut terpenting secara berurutan yaitu,&#xD;
distribusi pencahayaan (27.3%), tingkat terang secara menyeluruh (18.2%), dan tingkat terang pada&#xD;
meja kerja (13.7%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiganya dinilai paling mempengaruhi&#xD;
pencahayaan studio gambar pada kinerja mahasiswa, dan atribut lainnya sebagai nilai tambah jika&#xD;
tiga atribut utama tadi sudah terpenuhi.&#xD;
Kata kunci: kinerja mahasiswa, pencahayaan studio gambar, preferensi mahasiswa, profil&#xD;
pencahayaan ideal studio gambar</description>
    <dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3517">
    <title>PERAN TRADISI DALAM TREND FORECASTING</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3517</link>
    <description>Title: PERAN TRADISI DALAM TREND FORECASTING
Authors: Adhi Satrio, Akbar; Hasdianto, Tri; Alysia A.V.K., Amelinda
Abstract: PERAN TRADISI DALAM TREND FORECASTING&#xD;
Akbar Adhi Satrio, Tri Hasdianto, Amelinda Alysia A.V.K.&#xD;
(akbaradhi.s@itb.ac.id)&#xD;
Program Studi Kriya&#xD;
Fakultas Seni Rupa dan Desain&#xD;
Institut Teknologi Bandung&#xD;
Jl. Ganesha No.10, Bandung, Indonesia&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Kajian ini merupakan analisis awal dari penelitian ”Analisis Penerjemahan Trend Forecasting Dalam&#xD;
Konteks Kriya”. Trend Forecasting atau prediksi tren merupakan salah satu metode yang&#xD;
dikembangkan untuk memprediksi tren di masa yang akan datang melalui riset berdasarkan analisis&#xD;
data faktual fenomena yang terjadi pada rentang waktu tertentu, mencakup perkembangan pola&#xD;
pikir, teknologi, gaya hidup, serta faktor-faktor lain pembentuk keputusan strategis dalam peracangan&#xD;
sebuah produk desain. Akan tetapi dalam konteks proses perancangan produk kriya di masa kini,&#xD;
peran prediksi tren perlu ditinjau kembali. Hal ini berkaitan dengan adanya unsur tradisi dalam produk&#xD;
kriya yang melekat pada produk dan perlu dipertahankan untuk menunjukkan karakter tradisi itu&#xD;
sendiri. Kajian ini berusaha untuk memetakan komponen-komponen dasar dalam metode prediksi&#xD;
tren serta posisi tradisi di dalamnya melalui: a) studi lapangan lembaga maupun praktisi di bidang&#xD;
prediksi tren; b) studi komparasi mengenai posisi tradisi dalam proses prediksi tren berdasarkan tiga&#xD;
literatur yaitu ”The Trend Forecaster’s Handbook”, ”How to Research Trend”, dan ”Fashion&#xD;
Forecasting”. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa peran tradisi dalam perspektif metode-metode&#xD;
prediksi tren yang dikaji memiliki peran signifikan sebagai salah satu data untuk membangun prediksi&#xD;
tersebut. Namun, perspektif tradisi dalam hal ini bukan dalam konteks budaya lokal namun lebih&#xD;
kepada kultur dan perilaku yang ada dalam lingkungan masyarakat.&#xD;
Kata Kunci: kriya; tradisi; trend forecasting</description>
    <dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3516">
    <title>PERANCANGAN FASILITAS EDUPLAY TOYS BERBASIS BUDAYA LOKAL</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3516</link>
    <description>Title: PERANCANGAN FASILITAS EDUPLAY TOYS BERBASIS BUDAYA LOKAL
Authors: Yovita, Maria; Robertha, Helena; Olivia, Audrey
Abstract: PERANCANGAN FASILITAS EDUPLAY TOYS BERBASIS BUDAYA&#xD;
LOKAL&#xD;
Maria Yovita, Helena Robertha, Audrey Olivia&#xD;
(Email: myovita2708@gmail.com)&#xD;
Desain Interior&#xD;
Fakultas Seni dan Desain&#xD;
Universitas Kristen Petra Surabaya&#xD;
Jl. Siwalankerto No. 121-131, Surabaya, Indonesia&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di&#xD;
Indonesia. Tentu saja hal ini berpengaruh terhadap kualitas kenyamanan pada ruang tunggu di&#xD;
stasiun. Beberapa faktor penyebab menurunnya kualitas kenyamanan pada ruang tunggu di stasiun&#xD;
adalah sirkulasi ruang yang berkurang dan polusi suara yang meningkat. Salah satu sumber penyebab&#xD;
meningkatnya polusi suara adalah anak-anak. Untuk meminimalisir polusi suara yang dihasilkan oleh&#xD;
anak-anak, maka diperlukan sebuah fasilitas yang mampu menarik perhatian anak-anak. Oleh karena&#xD;
itu di rancanglah fasilitas Eduplay Toys. Metode yang digunakan dalam proses perancangan Eduplay&#xD;
Toys adalah metode Design Thinking dimana memiliki lima tahapan yaitu tahap Empathize, Define,&#xD;
Ideate, Prototype dan Test. Hasil dari penerapan Eduplay Toys ini selain dapat meminimalisir polusi&#xD;
suara yang dihasilkan oleh anak-anak, dapat digunakan sebagai media untuk memberikan&#xD;
pembelajaran tentang budaya dan pariwisata di Indonesia kepada anak-anak.&#xD;
Kata kunci: anak; budaya; design thinking; bermain; belajar</description>
    <dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3514">
    <title>PEMANFAATAN SAMPAH KERTAS SEBAGAI BAHAN BAKU PAPERBOARD UNTUK MEMPRODUKSI BENDA FUNGSI DAN ESTETIK</title>
    <link>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3514</link>
    <description>Title: PEMANFAATAN SAMPAH KERTAS SEBAGAI BAHAN BAKU PAPERBOARD UNTUK MEMPRODUKSI BENDA FUNGSI DAN ESTETIK
Authors: Hawari, Firman; Sachari, Agus; Nugraha, Adhi
Abstract: PEMANFAATAN SAMPAH KERTAS SEBAGAI BAHAN BAKU&#xD;
PAPERBOARD UNTUK MEMPRODUKSI BENDA FUNGSI DAN ESTETIK&#xD;
Firman Hawari, Agus Sachari, Adhi Nugraha&#xD;
(Email: firmanhawari@ymail.com)&#xD;
Program Pascasarjana Seni Rupa dan Desain&#xD;
Fakultas Seni Rupa dan Desain&#xD;
Institut Teknologi Bandung&#xD;
Jl Ganesha 10, Bandung, Indonesia&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Arah pelaksanaan kajian ini adalah mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam dan&#xD;
melestarikannya dari kepunahan, terutama sumber daya alam kayu. Muatan green design&#xD;
mendominasi sistematika pelaksanaan dalam setiap tahapan. Ide awal penelitian ini adalah&#xD;
menemukan cara untuk menciptakan alternatif bahan bangunan yang ramah lingkungan. Salah satu&#xD;
implementasinya adalah melakukan eksperimen produksi panel dari bahan sampah kertas. Panel&#xD;
kertas mempunyai kemampuan sama dengan produk panel yang sudah ada sebelumnya. Tujuannya&#xD;
adalah mengaplikasikan panel kertas sebagai bahan perancangan interior sebuah bangunan, baik&#xD;
untuk fungsi konstruksi maupun estetis. Pertimbangan pemilihan bahan panel sebagai objek&#xD;
produksi antara lain ruang lingkup pemanfaatan yang luas, fleksibilitas, easy treatment, serta faktor&#xD;
masyarakat yang sudah terbiasa. Secara bentuk, jenis sampah kertas mempunyai bentuk lembaran&#xD;
yang tipis, lemas, dan rapuh. Karakter ini sangat mendukung pelaksanaan persepsi tersebut.&#xD;
Selanjutnya, karakter ini menjadi stimulus untuk memunculkan metode manufacture, yaitu&#xD;
konfigurasi silang vertikal, dengan memanfaatkan lembaran kertas yang lemas serta rapuh kemudian&#xD;
melalui beberapa tahapan penyusunan sampai menjadi bidang panel dengan ketebalan 20 mm&#xD;
bersifat keras, kokoh, dan kuat.&#xD;
Kata kunci: elemen perancangan interior; konfigurasi silang vertical; konsep gempal; panel; sampah&#xD;
kertas</description>
    <dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

