<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8101" />
  <subtitle />
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8101</id>
  <updated>2026-04-09T06:43:28Z</updated>
  <dc:date>2026-04-09T06:43:28Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Eksplorasi Tumbuhan Obat Indonesia untuk Kebugaran: Analisis Data Riset Tumbuhan Obat dan Jamu Tahun 2012, 2015, dan 2017</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8132" />
    <author>
      <name>Kristiana, Lusi</name>
    </author>
    <author>
      <name>Paramita, Astridya</name>
    </author>
    <author>
      <name>Maryani, Herti</name>
    </author>
    <author>
      <name>Andarwati, Pramita</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8132</id>
    <updated>2024-11-19T07:07:49Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Eksplorasi Tumbuhan Obat Indonesia untuk Kebugaran: Analisis Data Riset Tumbuhan Obat dan Jamu Tahun 2012, 2015, dan 2017
Authors: Kristiana, Lusi; Paramita, Astridya; Maryani, Herti; Andarwati, Pramita
Abstract: Peracikan tumbuhan menjadi ramuan kesehatan merupakan budaya kesehatan berbasis promotifpreventif. Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (Ristoja) mengelompokkan ramuan promotifpreventif, di antaranya ramuan kebugaran dan pegal-capai. Regenerasi penyehat tradisional berpengetahuan tumbuhan obat tidak berjalan baik. Informasi pemanfaatan tumbuhan obat rawan hilang selama proses transfer pengetahuan sehingga dokumentasi harus dilakukan. Studi ini melakukan dokumentasi penggunaan tradisional tumbuhan untuk kebugaran dan pegal-capai. Inventarisasi data meliputi pengelompokan spesies-famili, bagian tumbuhan yang digunakan, cara pakai, frekuensi dan lama pakai, budidaya/nonbudidaya, asal dan cara memperoleh tumbuhan. Studi ini menggunakan data sekunder Ristoja tahun 2012, 2015, dan 2017 dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan yang dianalisis secara deskriptif. Hasil inventarisasi menunjukkan ramuan untuk kebugaran dan pegal-capai mempunyai diversifikasi cukup besar, yaitu 33 famili dan 60 spesies. Tumbuhan terbanyak yang digunakan adalah family Zingiberaceae dan Myrtaceae; spesies Z. officinale, C. domestica, C. xanthorrhiza, P. guajava, S. Aromaticum, dan S. Polyantum. Bagian tumbuhan yang banyak dimanfaatkan adalah daun (71,7%) dan akar (38,3%); lokasi asal tumbuhan dari pekarangan, hutan, dan ladang/kebun. Penggunaan ramuan sebagian besar sebagai obat dengan frekuensi sekali dalam sehari (76,7%). Pemanfaatkan tumbuhan untuk bahan ramuan kebugaran dan pegal-capai memiliki mekanisme kerja sebagai antioksidan, antiinflamasi, analgesik, mengontrol  kadar gula darah, membantu menjaga tekanan darah, dan lain-lain.</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Optimasi Sintesa Nanokoloid Human Serum Albumin Sebagai Agen Limfoskintigrafi Menggunakan Central Composite Design-Response Surface Methodology</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8131" />
    <author>
      <name>Lestari, Wening</name>
    </author>
    <author>
      <name>Setiyowati, Sri</name>
    </author>
    <author>
      <name>Triningsih</name>
    </author>
    <author>
      <name>Asyikin, Khoirunnisa Fauziah</name>
    </author>
    <author>
      <name>Suharmadi</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8131</id>
    <updated>2024-11-19T07:06:54Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Optimasi Sintesa Nanokoloid Human Serum Albumin Sebagai Agen Limfoskintigrafi Menggunakan Central Composite Design-Response Surface Methodology
Authors: Lestari, Wening; Setiyowati, Sri; Triningsih; Asyikin, Khoirunnisa Fauziah; Suharmadi
Abstract: Prevalensi kanker di Indonesia semakin meningkat dan berbagai pengobatan kanker masih memiliki kekurangan, masih terjadi kekambuhan kanker. Limfosintigrafi merupakan salah satu metode untuk deteksi gangguan kelenjar limfatik, yang erat hubungannya dengan sel kanker. Nanokoloid human serum albumin sebagai agen limfosintigrafi terdiri dari partikel yang berukuran &lt;100 nm dan ukuran ini merupakan parameter yang harus dipenuhi. Optimasi sintesis nanokoloid human serum albumin dengan metode Central Composite Design Response Surface Methodology dilakukan untuk mendapatkan ukuran partikel yang sesuai, dengan menggunakan variabel pH, suhu reaksi dan waktu reaksi. Metode yang digunakan dapat mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan untuk optimasi sintesis. Hasil optimasi menunjukkan bahwa metode yang dikembangkan berpengaruh secara signifikan. Kondisi optimum (prediksi) yang disarankan adalah sintesa pada pH 7, suhu reaksi 70oC dan waktu reaksi 24 menit. Ukuran partikel hasil prediksi perangkat lunak diverifikasi terhadap hasil percobaan di laboratorium dan berdasarkan analisa ANOVA diketahui bahwa nilai respon antara prediksi dan validasi lebih kecil dari 5% sehingga prediksi optimum dapat digunakan pada proses sintesa nanokoloid HSA.</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pengaruh Variasi Konsentrasi Surfaktan Iselux Ultra Mild pada Formulasi Hydrating Facial Wash Potassium Azeloyl Diglycinate</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8126" />
    <author>
      <name>Rohmani, Sholichah</name>
    </author>
    <author>
      <name>Ningrum, Sonia Karunia</name>
    </author>
    <author>
      <name>Wardhani, Wening Dyah</name>
    </author>
    <author>
      <name>Ermawati, Dian Eka</name>
    </author>
    <author>
      <name>Kundarto, Wisnu</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8126</id>
    <updated>2024-11-19T06:59:21Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pengaruh Variasi Konsentrasi Surfaktan Iselux Ultra Mild pada Formulasi Hydrating Facial Wash Potassium Azeloyl Diglycinate
Authors: Rohmani, Sholichah; Ningrum, Sonia Karunia; Wardhani, Wening Dyah; Ermawati, Dian Eka; Kundarto, Wisnu</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Krim Biji dan Ekstrak Etanol  Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Body Scrub</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8124" />
    <author>
      <name>Putri, Noni Rahayu</name>
    </author>
    <author>
      <name>Agustin, Diana</name>
    </author>
    <author>
      <name>Nisa, Khairatun</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8124</id>
    <updated>2024-11-19T06:56:21Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Krim Biji dan Ekstrak Etanol  Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Body Scrub
Authors: Putri, Noni Rahayu; Agustin, Diana; Nisa, Khairatun
Abstract: Ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung senyawa flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menghambat aktivitas radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan krim body scrub dari ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan menguji aktivitas antioksidannya. Penelitian ini menggunakan 3 variasi konsentrasi ekstrak etanol 70% daun jambu biji (Psidium guajava L.) yaitu 1,5%, 2% dan 2,5%. Krim body scrub diformulasikan dalam bentuk sediaan krim M/A dengan menggunakan biji jambu biji sebagai scrub. Evaluasi sediaan meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, tipe krim, uji stabilitas, distribusi ukuran partikel, daya menyebar dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sifat fisik sediaan krim memberikan hasil yang baik dan memenuhi syarat sediaan krim. Hasil uji aktivitas antioksidan didapatkan nilai IC50 tiap formula adalah F0 (tanpa ekstrak) 379,58 µg/mL, F1 (1,5%) 150,78 µg/mL, F2 (2%) 137,26 µg/mL dan F3 (2,5%) 125,84 µg/mL. Dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa krim body scrub ekstrak etanol 70% daun jambu biji (Psidium guajava L.) berpotensi untuk dikembangkan sebagai sediaan kosmetik yang dapat menghambat radikal bebas.</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

