<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8001" />
  <subtitle />
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8001</id>
  <updated>2026-04-09T06:43:26Z</updated>
  <dc:date>2026-04-09T06:43:26Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Inap di Bangsal Penyakit Dalam RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8048" />
    <author>
      <name>Dirga</name>
    </author>
    <author>
      <name>Khairunnisa, Sudewi Mukaromah</name>
    </author>
    <author>
      <name>Akhmad, Atika Dalili</name>
    </author>
    <author>
      <name>Setyawan, Irfanianta Arif</name>
    </author>
    <author>
      <name>Pratama, Anton</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8048</id>
    <updated>2024-11-19T02:37:28Z</updated>
    <published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Inap di Bangsal Penyakit Dalam RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung
Authors: Dirga; Khairunnisa, Sudewi Mukaromah; Akhmad, Atika Dalili; Setyawan, Irfanianta Arif; Pratama, Anton
Abstract: Tingginya prevalensi penyakit infeksi di Indonesia menyebabkan tingginya penggunaan antibiotik. Peresepan antibiotik yang tinggi serta kurang bijak dapat berdampak serius karena dapat menyebabkan peningkatan resistensi kuman, morbiditas dan mortalitas yang bermakna, serta tingginya tambahan biaya pengobatan per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pasien rawat inap di bangsal penyakit dalam RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini bersifat observasional (non-experimental) dengan rancangan penelitian deskriptif evaluatif. Data diperoleh dari penelusuran catatan rekam medik secara retrospektif yang dikumpulkan dengan teknik purposive sampling pada Periode Juli-Desember 2017. Sebanyak 163 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif menggunakan standar pedoman penggunaan antibiotik dan secara kuantitatif menggunakan metode anatomical therapeutic chemical (ATC)/ defined daily dose (DDD). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 168 rekam medik terdapat 19 jenis antibiotik yang digunakan dengan nilai DDD 100 patient days sebesar 118,57. Jenis antibiotik yang paling banyak diresepkan yaitu ceftriaxone (49,09%). Jumlah infeksi tertinggi adalah ulkus diabetik dengan kejadian sebanyak 42 kasus (25%). Dari 168 kasus infeksi yang dievaluasi didapatkan 166 kasus (98,8%) tepat indikasi, 168 kasus (100%) tepat pasien, 150 kasus (89,29%) tepat obat dan 89 kasus (52,97%) tepat dosis. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap di bangsal penyakit dalam RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung sudah rasional tetapi perlu dipertimbangkan untuk dilakukan selektifitas terkait pemilihan penggunaan antibiotik untuk pasien infeksi.</summary>
    <dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Penghambatan Enzim Alpha-Glukosidase oleh Daun Mimba (Azadirachta indica) dan Rimpang Temu Mangga (Curcuma mangga)</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8046" />
    <author>
      <name>Kusumawati, Nursalinda</name>
    </author>
    <author>
      <name>Haryoto</name>
    </author>
    <author>
      <name>Indrayudha, Peni</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8046</id>
    <updated>2024-11-19T02:36:03Z</updated>
    <published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Penghambatan Enzim Alpha-Glukosidase oleh Daun Mimba (Azadirachta indica) dan Rimpang Temu Mangga (Curcuma mangga)
Authors: Kusumawati, Nursalinda; Haryoto; Indrayudha, Peni
Abstract: Diabetes melitus tipe 2 adalah salah satu penyakit kronis pada sistem pencernaan yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Enzim utama yang berperan dalam metabolisme karbohidrat adalah α-glukosidase. Salah satu pendekatan terapeutik untuk mengobati T2DM adalah dengan membuat penyerapan glukosa ke dalam darah tertunda, yaitu melalui penghambatan aktivitas enzim α-glukosidase. Daun mimba dan rimpang temu mangga telah teruji dapat menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak dan fraksi daun mimba serta rimpang temu mangga sebagai inhibitor terhadap aktivitas α-glukosidase. Simplisia daun mimba dan rimpang temu mangga dimaserasi menggunakan etanol 96% selama 24 jam. Ekstrak etanol daun mimba dan rimpang temu mangga masing-masing difraksinasi menggunakan silica gel 60 GF254 sebagai adsorben dan kombinasi etil asetat dan n-heksana sebagai eluen. Ekstrak daun mimba dan ekstrak rimpang temu mangga serta fraksi yang dihasilkan masing-masing dilakukan uji inhibisi aktivitas αglukosidase dengan akarbose sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya inhibisi terhadap aktivitas α-glukosidase oleh kedua tanaman dengan nilai IC50 terendah terdapat pada fraksi semi polar daun mimba sebesar 24,16±4,58 μg/mL. Ekstrak dan fraksi dari daun mimba dan rimpang temu mangga memiliki potensi sebagai inhibitor α-glukosidase dalam mengatasi penyakit diabetes mellitus tipe 2</summary>
    <dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Penggunaan Metode Hybrid e-Learning untuk Praktikum Imunologi Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8045" />
    <author>
      <name>Ikawati, Muthi’</name>
    </author>
    <author>
      <name>Hermawan, Adam</name>
    </author>
    <author>
      <name>Sahid, Muhammad Novrizal Abdi</name>
    </author>
    <author>
      <name>Kristina, Susi Ari</name>
    </author>
    <author>
      <name>Sasmito, Ediati</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8045</id>
    <updated>2024-11-19T02:33:56Z</updated>
    <published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Penggunaan Metode Hybrid e-Learning untuk Praktikum Imunologi Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada
Authors: Ikawati, Muthi’; Hermawan, Adam; Sahid, Muhammad Novrizal Abdi; Kristina, Susi Ari; Sasmito, Ediati
Abstract: Praktikum Imunologi Farmasi bertujuan memberikan bekal tentang aplikasi antigen, antibodi, dan teknik imunologi untuk kefarmasian, idealnya dapat dilakukan seluruhnya oleh masingmasing mahasiswa. Namun, pelaksanaannya memiliki keterbatasan waktu dan sarana/prasarana sehingga proses pembelajaran kurang efektif. Hybrid e-learning menggabungkan tatap muka dengan media daring menjadi inovasi yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Evaluasi penggunaan hybrid e-learning di kefarmasian masih sangat sedikit dilaporkan. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan hybrid e-learning pada Praktikum Imunologi Farmasi di Fakultas Farmasi UGM. Materi belajar serta kuis dan diskusi daring masing-masing diunggahtautkan dan dilakukan menggunakan eLisa (elisa.ugm.ac.id), yang dikombinasikan dengan pelaksanaan praktikum di laboratorium. Dibandingkan dengan metode konvensional yang diterapkan pada mahasiswa tahun sebelumnya (n=207), rata-rata nilai responsi tidak berbeda; namun persentase mahasiswa yang memperoleh kisaran nilai 90100 lebih tinggi pada hybrid e-learning. Rata-rata nilai akhir praktikum pada hybrid e-learning adalah 81,43±10,70; sedangkan pada metode konvensional tahun sebelumnya adalah 80,22±5,22. Lebih dari 80% mahasiswa yang memberikan umpan balik (n=48) menyatakan kemudahan mengikuti proses pembelajaran dan puas akan kualitas materi pembelajaran daring. Disimpulkan bahwa metode hybrid e-learning berefek positif dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran Praktikum Imunologi Farmasi. Pengembangan platform daring yang lebih interaktif dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran.</summary>
    <dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Optimasi Formula Pasta Gigi Kombinasi Ekstrak Boesenbergia pandurata dan Cymbopogon nardus dengan Bahan Pengikat CMC-Na dan Carbomer</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8042" />
    <author>
      <name>Hati, Anita Kumala</name>
    </author>
    <author>
      <name>Dyahariesti, Niken</name>
    </author>
    <author>
      <name>Yuswantina, Richa</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/8042</id>
    <updated>2024-11-19T02:26:36Z</updated>
    <published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Optimasi Formula Pasta Gigi Kombinasi Ekstrak Boesenbergia pandurata dan Cymbopogon nardus dengan Bahan Pengikat CMC-Na dan Carbomer
Authors: Hati, Anita Kumala; Dyahariesti, Niken; Yuswantina, Richa
Abstract: Pasta gigi mengandung fluoride untuk mencegah terjadinya karies gigi. Penggunaan fluoride dalam jumlah besar dalam kurun waktu tertentu dapat menimbulkan fluorosis email irreversible, tulang rapuh, gigi keropos, penuaan dini, aborsi spontan, dan bersifat karsinogenik. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan formula optimum dari pasta gigi kombinasi ekstrak temu kunci dan sereh menggunakan bahan pengikat CMC-Na dan karbomer. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk mengetahui konsentrasi ekstrak yang setara dengan kontrol positif kemudian dilakukan optimasi formula sediaan pasta gigi dengan perbedaan konsentrasi CMC-Na dan karbomer dengan parameter pH dan viskositas menggunakan metode Simple Lattice Design. Hasil uji antibakteri ekstrak sereh, temu kunci dan kombinasinya dengan konsentrasi 5% terhadap bakteri Streptococcus mutans menunjukkan rata-rata diameter zona bening paling besar adalah: ekstrak temu kunci sebesar 11,167±0,288mm; kombinasi ekstrak sereh:temu kunci (1:2) sebesar  10,83±0,288mm; kombinasi ekstrak sereh:temu kunci (2:1) sebesar  10,067±1,006mm; ekstrak sereh sebesar  9,33±0,751mm; kombinasi ekstrak sereh:temu kunci (1:1) sebesar  9,133±0,321mm. Hasil uji Post Hoc yang sebanding dengan kontrol positif adalah ekstrak temu kunci 5%,  kombinasi sereh:temu kunci 1:2, dan kombinasi 2:1. Formula optimum yang diperoleh menggunakan metode SLD dengan kombinasi bahan pengikat CMC-Na 0,900% dan karbomer 1,100%. Uji sediaan pasta gigi formula optimum didapatkan pH 7,613±0,076 dan viskositas 2,43.104 cps±2571,640. Hasil uji t berpasangan pH diperoleh p-value 0,222 dan viskositas diperoleh pvalue 0,934 yang artinya hasil percobaan tidak berbeda signifikan dengan hasil prediksi pada software simply latex design. Ekstrak temu kunci 5% dapat dikembangkan menjadi sediaan pasta gigi herbal dengan bahan pengikat CMC-Na dan carbomer perbandingan 0,9:1,1.</summary>
    <dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

