<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection: 382 - 477</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6265" />
  <subtitle>382 - 477</subtitle>
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6265</id>
  <updated>2026-04-09T05:12:47Z</updated>
  <dc:date>2026-04-09T05:12:47Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Pengaruh teknik relaksasi aroma terapi lavender dan autogenik terhadap penurunan kecemasan pada pasien pra operasi Sectio Caesarea</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6283" />
    <author>
      <name>Nurhayati, Sri</name>
    </author>
    <author>
      <name>Sari, Senja Atika</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6283</id>
    <updated>2024-09-24T08:12:35Z</updated>
    <published>2022-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pengaruh teknik relaksasi aroma terapi lavender dan autogenik terhadap penurunan kecemasan pada pasien pra operasi Sectio Caesarea
Authors: Nurhayati, Sri; Sari, Senja Atika
Abstract: Pendahuluan: Sectio Caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan janin lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus sehingga janin dapat lahir secara utuh dan sehat. Dalam menjalani proses persiapan operasi sectio caesarea, pasien akan dihadapkan dengan bayangan mengenai proses operasi, proses pembiusan, keselamatan bayi, keselamatan dirinya, kesakitan dan berbagai masalah lainnya yang membuat pasien akan mengalami ketidaknyamanan atau yang biasanya menjadi sebuah kecemasan, kecemasan adalah sebuah emosi dan pengalaman subjektif dari seseorang yang membuat tidak nyaman. Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik relaksasi aroma terapi lavender dan autogenik terhadap penurunan kecemasan pada pasien pra operasi Sectio Caesarea Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan uji statistik uji T independent. Penelitian dilakukan di unit ruang operasi RSIA Puri Adya Paramita. Populasi sebanyak 80 orang ibu bersalin. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan sampelnya sebanyak 66 orang ibu yang menjalani SC. Hasil: Perbedaan kecemasan ibu saat dilakukan Tindakan Sectio caesarea kelompok intervensi dan kelompok kontrol diperoleh hasil uji statistic nilai p value 0,001 &lt; α 0,05 yang artinya ada perbedaan yang bermakna terhadap tingkat kecemasan ibu saat dilakukan Tindakan section caesarea pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan memberikan aroma therapy lavender dan autogenik. Simpulan: Terdapat pengaruh teknik relaksasi aroma terapi lavender dan autogenik terhadap penurunan kecemasan pada pasien pra operasi Sectio Caesarea</summary>
    <dc:date>2022-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS)</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6282" />
    <author>
      <name>Putra, Ifon Driposwana</name>
    </author>
    <author>
      <name>Hendra, Donny</name>
    </author>
    <author>
      <name>Pratiwi, Annisa</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6282</id>
    <updated>2024-09-24T08:08:55Z</updated>
    <published>2022-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS)
Authors: Putra, Ifon Driposwana; Hendra, Donny; Pratiwi, Annisa
Abstract: Pendahulan: Diabetes Mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa didalam darah (Hiperglikemia) yang disebabkan oleh kurangnya hormon insulin dan menurunnya hormon insulin dalam tubuh. Hydroterapi merupakan salah satu terapi yang dapat memenuhi kebutuhan cairan dan serat, dengan meminum air putih minimal 8 gelas sehari dapat membantu proses detoxifikasi didalam tubuh, termasuk dalam pembuangan gula berlebih. Minum air putih secara rutin (Hydroterapi) merupakan salah satu pengobatan komplementer secara alamiah yang bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi organ tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS). Metode: Penelitian quasi experiment dengan rancangan pre and post-test without control. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Intervensi diberikan selama 14 hari berturut-turut. Pengukuran kadar gula darah sewaktu dengan menggunakan alat glukometer. Perbedaan hasil kadar gula darah sewaktu dengan menggunakan uji Pairet Sample t-test yang digunakan untuk menguji beda mean dari 2 hasil pengukuran. Hasil: Menunjukkan adanya pengaruh hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS) setelah dilakukan intervensi (p value = 0,000). Simpulan: Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa ada penurunan kadar gula darah sewaktu dengan minum air putih. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan alternative bagi penderita diabetes mellitus tipe 2 untuk mengaplikasikan dengan minum air putih dapat menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS).</summary>
    <dc:date>2022-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6281" />
    <author>
      <name>Yamin, Rismayanti</name>
    </author>
    <author>
      <name>Jannah, Miftahul</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6281</id>
    <updated>2024-09-24T08:05:22Z</updated>
    <published>2022-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19
Authors: Yamin, Rismayanti; Jannah, Miftahul
Abstract: Pendahuluan: Pada bulan Desember 2019, serangkaian penyakit pernapasan atipikal akut terjadi di Wuhan, Tiongkok. Penyakit ini dalam waktu yang singkat menyebar cepat dari Wuhan ke daerah lain. Kasus penyakit coronavirus (COVID19). Vaksin Covid-19 merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk melawan dan menangani Covid-19 yang ada di dunia khususnya Negara Indonesia. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap vaksinasi covid-19 Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat Desa Posi Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Penarikan sampel menggunakan Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner yang diisi secara mandiri oleh responden (self-reported). Data diolah dengan menggunakan SPSS dan dianalisis dengan tiga tahapan yaitu analisis deskriptif untuk menggambarkan secara umum masalah penelitian. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap vaksinasi covid-19 dengan melihat nilai p-value. Analisis multivariat dilakukan untuk melihat faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan vaksinasi covid-19 menggunakan uji regresi logistic ganda. Hasil: Variabel pengetahuan tentang vaksinasi covid-19 (p=0.005 &lt; 0.05) artinya ada hubungan tingkat pengetahuan dengan riwayat vaksinasi covid-19. Variabel Sikap tentang vaksinasi covid-19 (p= 0.003 &lt; 0.05) artinya ada hubungan sikap dengan riwayat vaksinasi covid-19 pada masyarakat. Dari kedua variabel tersebut variabel pengetahuan adalah faktor yang paling dominan berhubungan dengan vaksinasi covid-19, yaitu p-value 0,012 dengan Exp(B) / Odd Ratio sebesar 0,378 Simpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap riwayat vaksinasi covid-19. variabel pengetahuan adalah faktor yang paling dominan berhubungan dengan vaksinasi covid-19.</summary>
    <dc:date>2022-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Status vaksinasi dengan kejadian stunting pada anak di bawah tiga tahun</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6277" />
    <author>
      <name>Yulianto, Andri</name>
    </author>
    <author>
      <name>Yusnita, Yusnita</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/6277</id>
    <updated>2024-09-24T07:55:04Z</updated>
    <published>2022-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Status vaksinasi dengan kejadian stunting pada anak di bawah tiga tahun
Authors: Yulianto, Andri; Yusnita, Yusnita
Abstract: Pendahuluan: Kondisi stunting saat lahir berpengaruh terhadap perkembangan atau pertumbuhan anak sehingga batita stunting di masa datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status imunisasi dengan kejadian stunting. Metode: Penelitian observational analitik dengan pendekatan studi kasus control. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel yaitu 99 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pada Kartu Identitas Anak (KIA). Analisis statistik menggunakan Uji Statistik Chi Square. Hasil: Diketahui dari 33 batita 1-3 tahun didapatkan yang mengalami stunting dengan riwayat status vaksinasi dalam kategori tidak lengkap sebanyak 19 (57,6%) responden dan lengkap 14 (42,4%) responden. ada hubungan status vaksinasi terhadap kejadian stunting pada batita 1-3 tahun diperoleh nilai p sebesar 0,011 (Lebih kecil dari nilai alpha = 0,05). Simpulan: Ada hubungan status vaksinasi terhadap kejadian stunting pada batita usia 1-3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Wates.</summary>
    <dc:date>2022-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

