<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5511" />
  <subtitle />
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5511</id>
  <updated>2026-04-14T20:40:52Z</updated>
  <dc:date>2026-04-14T20:40:52Z</dc:date>
  <entry>
    <title>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN SIDANGKAL TAHUN 2022</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5539" />
    <author>
      <name>HARAHAP, WILDA YANTI</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5539</id>
    <updated>2024-03-07T07:03:20Z</updated>
    <published>2022-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN SIDANGKAL TAHUN 2022
Authors: HARAHAP, WILDA YANTI
Abstract: ISPA adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia Proportioanate Mortality Rate (PMR) Akibat ISPA pada balita di dunia 16%, sebanyak dua pertiga kematian tersebut merupakan kematian pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Sidangkal Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian analitik dan desain penelitian cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Kelurahan Sidangkal sebanyak 116 jiwa, besar jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dan didapatkan sampel sebanyak 88 orang dan ditentukan dengan teknik simple random sampling. Penilaian Ventilasi (P=0.000 &gt;0.05), Pencahayaan (P=0.004 &gt; 0.05), Kepadatan hunian (P=0.000 &gt;0.05). Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (P&lt; 0.05).Hasil uji statistic menunjukkan bahwa ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Sidangkal Kota Padangsidimpuan Tahun 2022 dengan P= (P&lt; 0.05), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Sidangkal Kota Padangsidimpuan Tahun 2022.</summary>
    <dc:date>2022-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA ANAK REMAJA DI SEKOLAH DASAR NEGERI NOMOR 021 KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2022</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5538" />
    <author>
      <name>NST, UMMI ANNISYAH</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5538</id>
    <updated>2024-03-07T07:00:10Z</updated>
    <published>2022-10-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA ANAK REMAJA DI SEKOLAH DASAR NEGERI NOMOR 021 KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2022
Authors: NST, UMMI ANNISYAH
Abstract: Kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche memerlukan adanya dukungan dari keluarga dan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pemahaman serta informasi yang cukup mengenai menarche merupakan tahap awal dari anak-anak menuju remaja. Kurangnya pengetahuan tentang reproduksi khususnya menstruasi pada remaja putri dapat berdampak terhadap sikap dalam menghadapi menarche. Karena ketidaksiapan menghadapi menarche berdampak pada reaksi individual remaja putri pada saat menstruasi pertama menarche yang dapat berdampak positif dan negative. Metode penelitian adalah kuantitatif, desain penelitian Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilakukan di Sekolah dasar negeri nomor.021 Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 orang dengan jumlah sampel 44 orang. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan umur 0,000 &lt; 0,05 dengan nilai PR =3,383, pengetahuan 0,010 &lt; 0,05 dengan niilai PR = 2,286, peran orang tua 0,000 &lt; 0,05 dengan nilai PR= 3,306, Disimpulkan ada pengaruh umur, pengetahuan, peran orang tua terhadap kesiapan menghadapi menarche pada anak remaja. Diharapkan bagi remaja putri sebaiknya lebih memahami bahkan menambah pengetahuan yang dimiliki dengan cara mencari sumber literatur yang lebih baik (misalnya :dari media internet, buku ataupunyang lainnya) untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang menarche sehingga remaja putri menjadi lebih dalam menghadapi menarche.</summary>
    <dc:date>2022-10-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN HYGIENE PERSEORANGAN DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA ANAK USIA 6-9 TAHUN DI DESA RIMBA SOPING KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU TAHUN 2022</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5537" />
    <author>
      <name>LESTARI, TITI</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5537</id>
    <updated>2024-03-07T06:55:16Z</updated>
    <published>2022-10-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN HYGIENE PERSEORANGAN DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA ANAK USIA 6-9 TAHUN DI DESA RIMBA SOPING KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU TAHUN 2022
Authors: LESTARI, TITI
Abstract: Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei Var hominis. Scabies merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan hygiene perseorangan dengan kejadian skabies pada anak usia 6-9 tahun di desa rimba soping kecamatan Angkola Julu. Jenis penelitian ini adalah quantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif dan desain penelitian yang digunakan ialah cross sectional studi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 6-9 tahun di Desa Rimba Soping Kecamatan Angkola Julu sebanyak 115 orang, besar jumlah sample ditentukan menggunakan rumus Slovin dan didapatkan sampel sebanyak 60 orang dan ditentukan dengan teknik simple random sampling. Penilaian sanitasi lingkungan diukur menggunakan observasi, penilaian variabel hygiene perseorangan responden diukur menggunakan kuesioner dan penilaian variabel skabies menggunakan data yang diperoleh dari laporan tertulis tentang pasien skabies di Puskesmas. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (p&lt;0.05). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian skabies dengan hasil (p= 0,018), hygiene perseorangan dengan kejadian skabies dengan hasil (p=0,134) saran peneliti diharapkan dapat memberikan informasi dan mengidentifikasi hubungan sanitasi lingkungan dan hygiene perseorangan dengan kejadian skabies pada anak usia 6-9 tahun.</summary>
    <dc:date>2022-10-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANGMATINGGI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2022</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5536" />
    <author>
      <name>LUBIS, TASYA DEVITA</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/5536</id>
    <updated>2024-03-07T06:52:19Z</updated>
    <published>2022-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANGMATINGGI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2022
Authors: LUBIS, TASYA DEVITA
Abstract: Banyak pasien TB paru tidak sembuh karena kurangnya dukungan keluarga, sehingga keluarga perlu memberikan dukungan kepada penderita agar mau menjalankan pengobatan dengan rutin.Salah satu yang menyebabkan penderita mengalami resisten obat disebabkan karena pasien tidak teratur menelan OAT sesuai panduan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2022 di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsdimpuan.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif cross sectional pada 88 penderita TB Paru dengan teknik total sampling di Puskesmas Padangmatinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan 2 instrumen, yaitu Kuesioner Dukungan Keluarga dan Lembar Observasi Kepatuhan Minum Obat. Analisis data menggunakan Analisis Univariat dan uji Chi Square pada analisis bivariat. Persentase responden yang memiliki Dukungan Keluarga mendukung sebesar (56.8%),Dukungan Keluarga tidak mendukung (43.2%). Persentase responden yang patuh sebesar (48.9%), dan tidak patuh sebesar (51.1%). Hasil uji analisis Chi Square didapatkan nilai p value 0,002 (bermakna).Hitungan statistik bermakna terdapat hubungan antara variabel dukungan keluarga dengan variabel kepatuhan minum obat. Sehingga dsarankan untuk melibatkan keluarga dalam pengobatan.</summary>
    <dc:date>2022-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

