<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3551" />
  <subtitle />
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3551</id>
  <updated>2026-04-11T12:10:50Z</updated>
  <dc:date>2026-04-11T12:10:50Z</dc:date>
  <entry>
    <title>PROMOTION DESIGN OF INDONESIAN BATIK MUSEUM FOR YOUNG GENERATIONS THROUGH INSTAGRAM</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3557" />
    <author>
      <name>Rashad, Mochammad</name>
    </author>
    <author>
      <name>Susanti, Elizabeth</name>
    </author>
    <author>
      <name>Tjandra, Miki</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3557</id>
    <updated>2023-01-07T04:43:04Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: PROMOTION DESIGN OF INDONESIAN BATIK MUSEUM FOR YOUNG GENERATIONS THROUGH INSTAGRAM
Authors: Rashad, Mochammad; Susanti, Elizabeth; Tjandra, Miki
Abstract: PROMOTION DESIGN OF INDONESIAN BATIK MUSEUM&#xD;
FOR YOUNG GENERATIONS THROUGH INSTAGRAM&#xD;
Mochammad Rashad, Elizabeth Susanti, Miki Tjandra&#xD;
Email: elizabeth.susanti@art.maranatha.edu,&#xD;
Program Studi Desain Komunikasi Visual&#xD;
Fakultas Seni Rupa dan Desain&#xD;
Universitas Kristen Maranatha&#xD;
Jl. Prof. Drg. Surya Sumantri., MPH No.65 Bandung, 40164&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Batik adalah kain khas tradisional Indonesia dengan perpaduan seni dan teknologi yang sudah&#xD;
tercatat oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia tak benda. Museum Batik Indonesia&#xD;
didirikan oleh pemerintah untuk melestarikan, memberikan wawasan dan pemahaman&#xD;
mengenai batik Nusantara kepada masyarakat. Untuk mengikuti perkembangan zaman, saat ini&#xD;
museum lebih memfokuskan pada pengalaman pengunjung dan bukan hanya sebagai&#xD;
penyimpanan koleksi. Namun masalah pada saat ini adalah masih kurangnya minat masyarakat&#xD;
untuk mengunjungi museum dan kurangnya promosi dalam media sosial Museum Batik&#xD;
Indonesia. Harapannya setelah mengunjungi Museum Batik Indonesia, pola pikir pengunjung&#xD;
akan berubah mengenai batik nusantara. Tujuan dari perancangan promosi Museum Batik&#xD;
Indonesia ini adalah, untuk menambah ketertarikan generasi muda untuk mengunjungi&#xD;
Museum Batik Indonesia. Batik merupakan aset negara yang membanggakan dan layak&#xD;
dilestarikan, sehingga perlu untuk memperkenalkan sejarah, makna dan berbagai jenis batik&#xD;
kepada generasi muda. Museum Batik Indonesia merupakan sarana yang dapat mencakup&#xD;
edukasi mengenai batik nusantara. Perancangan promosi Museum Batik Indonesia yaitu&#xD;
dengan media Instagram menggunakan strategi marketing AIDA (Awareness, Interest, Desire,&#xD;
Action). Perancangan promosi ini mencakup berbagai informasi mengenai Museum Batik&#xD;
Indonesia dan pengetahuan mengenai batik secara umum, yang diharapkan dapat&#xD;
meningkatkan ketertarikan generasi muda untuk memakai, memahami dan mencintai batik&#xD;
nusantara.&#xD;
Kata Kunci: Batik, Instagram, Media sosial, Museum</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>REPRESENTATION OF POPULAR CULTURE IN CARTOON ILLUSTRATION OF JESUS CHRIST ON ONLINE IMAGE PROVIDERS SITE</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3556" />
    <author>
      <name>Arthur Palit, Rene</name>
    </author>
    <author>
      <name>Sulaiman, Naniwati</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3556</id>
    <updated>2023-01-07T04:39:58Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: REPRESENTATION OF POPULAR CULTURE IN CARTOON ILLUSTRATION OF JESUS CHRIST ON ONLINE IMAGE PROVIDERS SITE
Authors: Arthur Palit, Rene; Sulaiman, Naniwati
Abstract: REPRESENTATION OF POPULAR CULTURE IN CARTOON&#xD;
ILLUSTRATION OF JESUS CHRIST ON ONLINE IMAGE&#xD;
PROVIDERS SITE&#xD;
Rene Arthur Palit, Naniwati Sulaiman&#xD;
Email: rene.arthur@art.maranatha.edu&#xD;
Program Studi Sarjana Desain Komunikasi Visual&#xD;
Fakultas Seni Rupa dan Desain&#xD;
Universitas Kristen Maranatha&#xD;
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, MPH 65, Bandung, Indonesia&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Cerita Alkitab memanfaatkan gambar ilustrasi dalam pendidikan agama Kristen, khususnya&#xD;
terhadap anak-anak Sekolah Minggu. Saat ini tersedia berbagai variasi gambar ilustrasi kartun&#xD;
Yesus di internet. Sehingga para guru sekolah minggu dapat bebas memilih beragam kartun.&#xD;
Selain membantu guru, terdapat beberapa masalah pada ilustrasi kartun tersebut. Gaya kartun&#xD;
memfasilitasi humor dan satir melalui distorsi dan eksagerasi bentuk. Ini membuka peluang&#xD;
menghadirkan visualisasi yang kontraproduktif dengan Yesus yang diberitakan Alkitab.&#xD;
Sehingga secara visual kartun tersebut justru dapat mengandung pesan berbeda atau bahkan&#xD;
bertentangan dengan prinsip iman Kristen yang diajarkan. Di balik gambar ilustrasi kartun&#xD;
Yesus tersebut terkandung cara pandang, nilai dan keyakinan tertentu. Penelitian ini hendak&#xD;
mengungkapkan pesan-pesan yang disampaikan budaya popular melalui gaya gambar kartun&#xD;
yang terdapat pada ilustrasi Yesus Untuk pengumpulan data, penulis melakukan pengamatan&#xD;
visual, studi pustaka serta analisis menggunakan metode kualitatif deskriptif terhadap elemenelemen&#xD;
visual ilustrasi kartun Yesus. Ini dilakukan dengan merujuk kepada konteks budaya&#xD;
popular yang diwakilinya. Kesimpulan penelitian mengungkapkan berbagai pesan budaya&#xD;
popular yang terkandung dalam ilustrasi kartun Yesus tertentu. Pesan-pesan ini umumnya tidak&#xD;
selaras dengan karakter Yesus Kristus yang diajarkan Alkitab. Hasil penelitian diharapkan dapat&#xD;
membantu para pendidik agama Kristen untuk memilih ilustrasi yang tepat, khususnya bagi&#xD;
guru sekolah minggu dalam memilih ilustrasi kartun Yesus Kristus.&#xD;
Kata Kunci: Gaya kartun, Yesus, Budaya popular, Representasi</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>STUDY OF MATERIAL-DRIVEN DESIGN IN FASHION PRODUCT DESIGN BASED ON EXPLORATION OF STANDARD MATERIALS</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3555" />
    <author>
      <name>Martono, John</name>
    </author>
    <author>
      <name>Arifianty Puspita, Eka</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3555</id>
    <updated>2023-01-07T03:51:55Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: STUDY OF MATERIAL-DRIVEN DESIGN IN FASHION PRODUCT DESIGN BASED ON EXPLORATION OF STANDARD MATERIALS
Authors: Martono, John; Arifianty Puspita, Eka
Abstract: STUDY OF MATERIAL-DRIVEN DESIGN IN FASHION&#xD;
PRODUCT DESIGN BASED ON EXPLORATION OF&#xD;
STANDARD MATERIALS&#xD;
John Martono, Eka Arifianty Puspita&#xD;
Email: ekaapuspita@gmail.com&#xD;
Program Studi Kriya&#xD;
Fakultas Seni Rupa dan Desain&#xD;
Institut Teknologi Bandung&#xD;
Jl. Ganesha 10 Bandung 40132&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Desain fashion berperan penting dalam kebutuhan berbusana karena dinilai mampu&#xD;
menampilkan kepribadian penggunanya. Selain berperan sebagai medium representasi diri,&#xD;
beragam penelitian pun mengungkapkan kemampuan produk fashion dalam menstimulasi aksi&#xD;
bagi penggunanya. Terkait relasi produk fashion dan pengguna tersebut, ketepatan pemilihan&#xD;
material produk fashion memberikan pengaruh signifikan pada penilaian pengguna karena&#xD;
material merupakan elemen yang mendominasi estetika desain fashion. Konsumen secara&#xD;
umum telah memiliki beragam pengalaman dan persepsi pribadi terhadap suatu material.&#xD;
Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berupaya untuk mengkaji terintegrasinya studi&#xD;
pengalaman pengguna terhadap material dalam proses desain fashion. Implementasi studi&#xD;
pengalaman terhadap material dilakukan dengan mengadopsi metode Material Driven Design&#xD;
(MDD), yang digagas oleh Karana pada tahun 2015. Melalui implementasi MDD dalam desain&#xD;
produk fashion, ditemukan adanya keragaman pengalaman pengguna terhadap material.&#xD;
Selanjutnya, proses desain produk fashion dengan pengolahan material bersifat swakriya&#xD;
mampu menghasilkan transformasi pengalaman pengguna terhadap material dan&#xD;
menimbulkan kualitas pengalaman baru bagi pengguna, khususnya pengalaman yang bersifat&#xD;
interpretatif. Hasil penelitian ini menganjurkan implementasi kajian terkait material dalam&#xD;
proses desain produk fashion, layaknya metode MDD. Meskipun implementasi kajian&#xD;
pengalaman terhadap material tidak menjanjikan kesempurnaan nilai kepuasan bagi&#xD;
pengguna, namun informasi pengalaman pengguna terhadap material mampu membantu&#xD;
desainer dalam memahami persepsi pengguna dan menemukan peluang kebaruan dalam&#xD;
desain produk fashion.&#xD;
Kata Kunci: Produk fashion, Desain, Material, Pengalaman material, Swakriya</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>MEN’S OUTERWEAR DESIGN AS A SUPPORT OF BANDUNG HISTORIC TOURING ACTIVITIES</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3554" />
    <author>
      <name>Septiarashinta, Septiarashinta</name>
    </author>
    <author>
      <name>Utami Nur Bastaman, Widia</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/3554</id>
    <updated>2023-01-07T03:37:54Z</updated>
    <published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: MEN’S OUTERWEAR DESIGN AS A SUPPORT OF BANDUNG HISTORIC TOURING ACTIVITIES
Authors: Septiarashinta, Septiarashinta; Utami Nur Bastaman, Widia
Abstract: MEN’S OUTERWEAR DESIGN AS A SUPPORT OF&#xD;
BANDUNG HISTORIC TOURING ACTIVITIES&#xD;
Septiarashinta, Widia Utami Nur Bastaman&#xD;
Email: septiarashintanew@gmail.com&#xD;
Program Studi Kriya&#xD;
Fakultas Industri Kreatif Telkom University&#xD;
Jalan Telekomunikasi, No. 1, Kabupaten Bandung, Indonesia&#xD;
ABSTRAK&#xD;
Bandung diketahui mewariskan berbagai peninggalan bersejarah, baik peristiwa maupun&#xD;
bangunan-bangunan. Hal tersebut yang membuat meningkatnya minat wisata sejarah dan&#xD;
landasan berkembangnya komunitas apresiasi sejarah di Bandung yang kegiatan utamanya&#xD;
adalah mengunjungi tempat bersejarah, salah satunya adalah Komunitas Aleut. Sejak tahun&#xD;
2006, Aleut menggagas suatu program bernama ngaleut, yakni mengunjungi tempat&#xD;
bersejarah dengan metode berjalan kaki yang dalam perkembangannya banyak diadaptasi&#xD;
komunitas lainnya. Seiring berjalannya waktu, Aleut hadir dengan kegiatan momotoran, yaitu&#xD;
menyusuri tempat bersejarah dengan metode touring menggunakan sepeda motor yang&#xD;
bertujuan untuk eksplorasi lebih jauh kawasan bersejarah. Konsep kegiatan Momotoran&#xD;
berpotensi diadaptasi oleh komunitas lainnya, sehingga terlihat adanya peluang untuk&#xD;
menciptakan produk penunjang kegiatan tersebut, yakni outerwear berupa jaket dan rompi.&#xD;
Diwujudkan dengan memenuhi kebutuhan kegiatan momotoran, yakni aspek fungsional untuk&#xD;
melindungi tubuh, aspek struktur dengan potongan sederhana, dan aspek dekoratif karena&#xD;
adanya kebutuhan menyematkan identitas sebagai pecinta sejarah layaknya komunitas pada&#xD;
umumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data berupa&#xD;
studi literatur, wawancara, dan observasi melalui media sosial. Penelitian ini juga&#xD;
mengeksplorasi elemen-elemen pada Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat untuk dijadikan&#xD;
unsur dekoratif yang diaplikasikan melalui teknik cetak polyflex. Dilaksanakannya penelitian ini&#xD;
diharapkan menjadi referensi dan alternatif desain outerwear bagi para pelaku kegiatan touring&#xD;
sejarah maupun kegiatan serupa.&#xD;
Kata Kunci: Komunitas sejarah; Touring; Outerwear</summary>
    <dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

