<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14377" />
  <subtitle />
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14377</id>
  <updated>2026-10-28T09:48:15Z</updated>
  <dc:date>2026-10-28T09:48:15Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien dalam Meminum Obat Anti Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14378" />
    <author>
      <name>SIMBOLON, ARIF BUDIMAN</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/14378</id>
    <updated>2026-10-28T06:43:27Z</updated>
    <published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien dalam Meminum Obat Anti Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi
Authors: SIMBOLON, ARIF BUDIMAN
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di masyarakat dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan data dari WHO, jumlah penderita hipertensi di dunia mencapai lebih dari 1,28 miliar orang dewasa. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pengendalian, salah satunya melalui kepatuhan dalam mengonsumsi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pasien dalam meminum obat antihipertensi di wilayah kerja Puskesmas Padangmatinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 97 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien dalam meminum obat. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga berpengaruh secara signifikan, dengan dukungan keluarga sebagai faktor yang paling dominan. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi yang lebih optimal serta melibatkan keluarga dalam mendukung proses pengobatan pasien hipertensi.</summary>
    <dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

