<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12112" />
  <subtitle />
  <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12112</id>
  <updated>2026-04-09T08:34:10Z</updated>
  <dc:date>2026-04-09T08:34:10Z</dc:date>
  <entry>
    <title>“Honestunes”: Video Musik Kolaborasi Virtual di Masa Pandemi</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12129" />
    <author>
      <name>Carolline Sahertian, Grace</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12129</id>
    <updated>2025-07-18T02:02:11Z</updated>
    <published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: “Honestunes”: Video Musik Kolaborasi Virtual di Masa Pandemi
Authors: Carolline Sahertian, Grace
Abstract: Industri seni dan hiburan merupakan salah satu industri yang&#xD;
terkena dampak besar oleh pandemi Covid-19. Pada awal pandemi,&#xD;
banyak musisi yang kehilangan panggungnya, karya musik yang&#xD;
tidak bisa dipromosikan dengan maksimal, khususnya dengan&#xD;
diberlakukannya protokol social distancing dan pembatasan sosial&#xD;
berskala besar. Dalam era “new normal” ini, musisi Grace Sahertian&#xD;
mengajak para pendengarnya untuk ikut berpartisipasi dalam&#xD;
pembuatan video musik “Honestunes”. Video utama, video footage&#xD;
dan video kiriman netizen akan dikemas dengan sentuhan ilustrasi&#xD;
dan grafis menarik dengan menggunakan teknik motion graphic,&#xD;
sehingga memunculkan kesan fun, playful dan lighthearted.&#xD;
Kolaborasi virtual ini diharapkan dapat menjadi alternatif karya&#xD;
video untuk promosi musik di tengah pandemi. Selain itu, video&#xD;
klip ini juga dapat dijadikan sebagai referensi untuk para musisi dan&#xD;
masyarakat dapat beradaptasi dengan dunia digital</summary>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Eksplorasi Limbah Kulit Kopi Ekselsa sebagai Pewarna Alam Tekstil pada Serat Rami</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12127" />
    <author>
      <name>Febri Rahmawati, Evi</name>
    </author>
    <author>
      <name>Titisari, Bintan</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12127</id>
    <updated>2025-07-18T02:00:37Z</updated>
    <published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Eksplorasi Limbah Kulit Kopi Ekselsa sebagai Pewarna Alam Tekstil pada Serat Rami
Authors: Febri Rahmawati, Evi; Titisari, Bintan
Abstract: Kopi ekselsa (Coffea liberica var. dewevrei) secara taksonomi&#xD;
diklasifikasikan ke dalam kategori yang sama dengan kopi Liberika&#xD;
dan spesies Liberoid lainnya. Produksi kopi ekselsa pada industri&#xD;
pengolahan kopi di daerah Ngrayudan, Jogorogo, Kabupaten&#xD;
Ngawi, Jawa Timur memproduksi dua ton kopi ekselsa sebagai&#xD;
produk unggulan, dengan limbah kulit kopi sebesar 40% dalam satu&#xD;
tahun. Limbah kulit kopi tersebut saat ini hanya dimanfaatkan&#xD;
sebagai pakan ternak dan jika tidak dimanfaatkan dengan baik&#xD;
dapat berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Maka dari itu,&#xD;
penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi limbah kulit&#xD;
kopi ekselsa untuk dijadikan pewarna alam untuk tekstil sebagai&#xD;
alternatif solusi pemanfaatan limbah kulit kopi yang mempunyai&#xD;
nilai guna. Eksplorasi pewarna alam diaplikasikan pada tekstil yang&#xD;
berasal dari serat alam yaitu serat rami (Boehmeria nivea) karena serat&#xD;
rami memiliki daya serap yang tinggi. Selain itu, serat rami memiliki&#xD;
sifat yang menyerupai serat kapas, sehingga serat rami dapat&#xD;
dijadikan alternatif pengganti kain kapas di masa depan. Metode&#xD;
penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yaitu studi&#xD;
literatur, observasi dan wawancara pada pengolahan kopi di&#xD;
Kabupaten Ngawi, serta eksplorasi limbah kulit kopi sebagai&#xD;
pewarna alam pada tekstil. Eksplorasi dilakukan dengan&#xD;
mengekstraksi pewarna alam dari limbah kulit kopi ekselsa dan&#xD;
melakukan eksperimen dengan empat jenis mordan dan empat&#xD;
metode mordanting pada serat rami. Jenis mordan yang digunakan&#xD;
yaitu tawas, cuka, kapur tohor dan tunjung, serta metode&#xD;
mordanting yang digunakan adalah metode pra-mordanting,&#xD;
simultan mordanting, post-mordanting dan pre-post-mordanting.&#xD;
Dari hasil eksplorasi, dapat disimpukan bahwa limbah kulit kopi&#xD;
ekselsa dapat menghasilkan variasi warna dengan nuansa coklat,&#xD;
krem dan abu-abu dengan mordant yang berbeda pada serat rami.&#xD;
Selain memberikan variasi warna, penggunaan mordant juga dapat&#xD;
meningkatkan tingkat ketahanan warna pada tekstil</summary>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pengaruh Soundscape pada Sense of Place di Perpustakaan Daerah Disarpus Bandung</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12126" />
    <author>
      <name>Anindya Widiarini, Nabila</name>
    </author>
    <author>
      <name>Martinus Pasaribu, Yannes</name>
    </author>
    <author>
      <name>Vidyarini, Etika</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12126</id>
    <updated>2025-07-18T01:58:51Z</updated>
    <published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pengaruh Soundscape pada Sense of Place di Perpustakaan Daerah Disarpus Bandung
Authors: Anindya Widiarini, Nabila; Martinus Pasaribu, Yannes; Vidyarini, Etika
Abstract: Suara adalah salah satu unsur penting dalam membentuk kesan dan&#xD;
pengalaman ruang (sense of place). Dalam konteks perpustakaan&#xD;
sebagai ruang publik, suara-suara yang hadir dari adanya variasi&#xD;
kegiatan pengguna ruang kemudian memperkaya lingkungan&#xD;
akustik perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi&#xD;
pengaruh persepsi subjektif audial soundscape dalam pembentukan&#xD;
sense of place di perpustakaan daerah dengan metode deskriptif&#xD;
kuantitatif kualitatif melalui observasi, perekaman, dan penyebaran&#xD;
kuesioner dengan metode accidental sampling. Ruang Koleksi Umum&#xD;
dan Co-working Space pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota&#xD;
Bandung (Disarpus Bandung) dipilih sebagai objek penelitian&#xD;
mempertimbangkan karakter ruang dan konteks perpustakaan&#xD;
ruang publik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa objek bunyi&#xD;
dalam kategori suara alam disukai oleh responden dan berkorelasi&#xD;
positif dengan sense of place di kedua ruang. Beberapa objek bunyi&#xD;
dari kategori aktivitas manusia dalam ruang seperti percakapan dan&#xD;
langkah kaki berkorelasi positif, sedangkan derit kursi dan suara&#xD;
anak-anak berkorelasi negatif. Terdapat perbedaan preferensi objek&#xD;
bunyi yang mengikuti fungsi ruang, seperti suara ketikan&#xD;
keyboard/mouse lebih disukai di Co-working Space, sedangkan&#xD;
suara halaman buku dibolak-balik lebih disukai di Ruang Koleksi&#xD;
Umum. Tata letak dan bukaan juga mempengaruhi ekspos suara&#xD;
lalu lintas yang secara signifikan berkorelasi negatif pada Coworking&#xD;
Space, tetapi tidak di Ruang Koleksi Umum. Karakter&#xD;
soundscape pada ruang-ruang di perpustakaan Disarpus Bandung&#xD;
sebagai ruang publik menciptakan asosiasi positif antara pengguna&#xD;
dengan tempat dan kesan sesuai fungsi ruangnya, sehingga secara&#xD;
simultan membentuk sense of place.</summary>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Analisis Indikator Sociability pada Placemaking Gedung Filateli Jakarta</title>
    <link rel="alternate" href="http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12124" />
    <author>
      <name>Dhinna Mawardini, Tsara</name>
    </author>
    <author>
      <name>Wahjudi, Deddy</name>
    </author>
    <id>http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/12124</id>
    <updated>2025-07-18T01:56:55Z</updated>
    <published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisis Indikator Sociability pada Placemaking Gedung Filateli Jakarta
Authors: Dhinna Mawardini, Tsara; Wahjudi, Deddy
Abstract: Penggunaan pendekatan placemaking pada transformasi&#xD;
Gedung Filateli Jakarta menjadi sebuah ruang publik kreatif&#xD;
merupakan salah satu upaya revitalisasi bangunan cagar&#xD;
budaya. Sebagai ruang publik kreatif Gedung Filateli Jakarta&#xD;
harus memenuhi sejumlah indikator. Artikel ini bertujuan&#xD;
untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan&#xD;
indikator sociability pada placemaking Gedung Filateli Jakarta.&#xD;
Metode yang digunakan adalah observasi terjadwal pada&#xD;
Gedung Filateli. Fenomena yang ditemukan selama observasi&#xD;
akan dianalisis dengan menggunakan indikator sociability.&#xD;
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada&#xD;
placemaking Gedung Filateli Jakarta khususnya area great hall,&#xD;
teras dan pedestrian berhasil mewadahi beragam jenis&#xD;
aktivitas untuk pengunjung dengan latar belakang yang&#xD;
variatif sehingga menghasilkan interaksi sosial yang&#xD;
beragam. Ketiga area pada Gedung Filateli aktif digunakan&#xD;
untuk beragam program aktivitas di antaranya pertunjukan&#xD;
music, peragaan busana, pameran produk hingga kunjungan&#xD;
reguler. Temuan tersebut memvalidasi penerapan indikator&#xD;
sociability pada Gedung Filateli Jakarta yang mana&#xD;
memaparkan bagaimana posisi sosial Gedung Filateli Jakarta&#xD;
terhadap pengunjung sebagai ruang publik kreatif. Dimana&#xD;
sebagai ruang publik kreatif Gedung Filateli Jakarta&#xD;
merupakan objek placemaking yang dapat mendorong&#xD;
terjadinya interaksi sosial.</summary>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

